Kumparan Logo

KAI Bakal Mulai Elektrifikasi KRL Sampai Cikampek-Cigombong Tahun Depan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menaiki rangkaian KRL Commuter Line dari Stasiun Cikarang yang melintas di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga menaiki rangkaian KRL Commuter Line dari Stasiun Cikarang yang melintas di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Elektrifikasi atau Listrik Aliran Atas (LAA) jalur KRL Bekasi Line serta Bogor Line bakal ditambah. Nantinya, LAA KRL Bekasi Line akan mencapai Cikampek sementara LAA KRL Bogor Line akan mencapai Cigombong.

Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menjelaskan perpanjangan LAA itu ditarget bisa dimulai pada tahun depan dan rampung pada 2028.

“Kita tambahkan (LAA) di tahun 2027 itu sampai dengan ke arah Cikampek dan begitu juga yang ke arah selatan yang sekarang hanya sampai di Bogor, itu akan kita tambah sampai dengan Cigombong,” kata Bobby dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta pada Rabu (23/9).

Selain dua rute itu, Bobby menjelaskan KRL Rangkasbitung Line juga akan mendapat perhatian utamanya dengan percepatan headway atau jarak kedatangan kereta dengan kereta berikutnya. Nantinya, headway pada jalur tersebut bisa menjadi 5 menit saja.

Sejumlah penumpang antre menuju peron kereta rel listrik (KRL) rute green line di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (4/5/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

“Arah Rangkas itu akan kita tambah juga, akan kita meningkatkan juga persinyalannya sehingga yang sekarang itu 10-15 menit headway-nya, itu akan kita persingkat sampai dengan 5 menit headway,” ujarnya.

Di samping itu, Bobby juga menjelaskan pada Semester 1 2027, KRL Rangkasbitung Line sudah bisa dilewati oleh SF 12. Dengan begitu, nantinya kapasitas jalur tersebut akan meningkat 50 persen.

Dengan beberapa cara tersebut, KAI menargetkan jumlah penumpang per hari dapat meningkat. Saat ini rata-rata penumpang pada masih ada pada angka 1,3 juta penumpang per hari.

“Nah, dengan kita meningkatkan prasarana ini, itu kita menuju ke 2 juta penumpang,” kata Bobby.