KAI Sedang Lakukan Pengujian Nusantara Explorer, Punya Kabin Tidur-Lounge Mewah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang melakukan pengujian terhadap dua kereta mewah yang menjadi bagian dari KA Nusantara Explorer. Pengujian dilakukan dengan uji statis dan uji dinamis.
Nantinya rangkaian KA Nusantara Explorer akan terdiri dari 12 kereta yang terdiri dari kereta kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, serta kereta pendukung operasional.
“Dari rencana pengembangan rangkaian yang terdiri atas 12 kereta, saat ini dua kereta telah menyelesaikan tahap pengerjaan interior serta menjalani uji statis dan dinamis. Hasil pengujian akan menjadi bahan evaluasi untuk proses penyempurnaan berikutnya,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis dikutip Senin (27/7).
Anne juga menjelaskan Nusantara Explorer memang dikembangkan sebagai luxury sleeper train yang memadukan ruang istirahat privat, pelayanan personal, kuliner, hiburan, serta pengalaman menikmati lanskap selama perjalanan.
Untuk kabin tidur, Anne menuturkan akan ada tiga kelas atau kategori kabin dalam rangkaian KA tersebut. Ketiga kelas tersebut terdiri dari Signature Class, Advance Class, dan Compact Class.
Untuk Signature Class, kabin dirancang dengan ruang yang lebih luas dan fasilitas privat. Sementara Advance Class, kabin dirancang untuk kenyamanan ruang tidur dengan efisiensi penataan kabin.
Terakhir untuk Compact Class, kabin akan memiliki desain yang lebih ringkas dengan fasilitas istirahat dan penyimpanan yang tetap mendukung kenyamanan pengguna.
Tak hanya sampai situ, KA tersebut juga akan memiliki Grand Restaurant. Nantinya area tersebut akan dikembangkan untuk melayani pelanggan secara lebih personal melalui penataan meja makan, pencahayaan, serta ruang makan privat.
Di samping itu, terdapat pula lounge yang dilengkapi kursi santai, bar, fasilitas hiburan, piano, sistem audio, serta jendela untuk menikmati pemandangan. Lounge itu neoklasik dengan material bernuansa hangat, pencahayaan lembut, dan motif budaya Indonesia di setiap ruang. Motif budaya Indonesia akan diperlihatkan lewat unsur wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, serta motif Bali.
“Identitas budaya Indonesia menjadi bagian dari konsep pengalaman Nusantara Explorer. Ruang, motif, kuliner, dan pelayanan dikembangkan agar pelanggan dapat merasakan karakter Nusantara selama perjalanan,” ujarnya.
Adapun saat ini, dua kerata memang sudah menyelesaikan tahap pengerjaan interior di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Maka dari itu, uji dinamis bisa dilaksanakan pada lintas Surabaya Gubeng–Lamongan pulang-pergi. Sebelumnya, KAI juga melaksanakan uji statis untuk memeriksa fungsi sistem dan fasilitas dalam kondisi kereta berhenti.
“Kedua tahapan pengujian menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum pengembangan Nusantara Explorer dilanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Anne.
