Lipsus Gurita Judi Online

Terjerat Utang dan Kecanduan Judi: Mimpi Buruk Kaya Instan di Indonesia

Arman Dhani
Penulis. Menggemari musik dan buku. Sudah terlalu banyak menyimpan kaos band dan sepatu.
9 Agustus 2023 11:02 WIB
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pada novel Penjudi, utang menjadi tema utama yang dibahas oleh Dostoevsky. Tidak hanya tentang utang; novela ini ditulis untuk membayar utang Dostoevsky sendiri. Bermula pada 1865, dikejar oleh para kreditur, Dostoevsky menjual hak atas karya-karya terkumpulnya kepada seorang editor. Kontrak tersebut menetapkan bahwa ia harus menghasilkan sebuah novel baru untuk editor tersebut pada tanggal 1 November 1866, jika tidak, editor akan memperoleh hak eksklusif atas semua karyanya selama sembilan tahun ke depan tanpa biaya.
Dostoevsky lantas mempekerjakan seorang stenografer (juru ketik) berusia dua puluh tahun, Anna Grigoryevna Snitkina, dan mendiktekan The Gambler kepadanya selama dua puluh enam hari. Hasil karya ini, yang membahas sebuah subjek yang sangat dikenal oleh sang penulis, kecanduan judi gacor. Dostoevsky memang dikenal sebagai penjudi sial, yang sering kalah dan banyak utang.
"Pada saat itu, seharusnya saya berhenti," narator penjudi menjelaskan, "tetapi di dalam diriku lahir sensasi aneh, semacam tantangan kepada takdir, semacam keinginan untuk meledeknya, untuk menggoda takdir. Saya bertaruh dengan taruhan tertinggi yang diizinkan, empat ribu gulden, dan kalah."
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten