3 Jenis Bahan Makanan yang Dihindari Saat Hb Rendah

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hb atau hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah. Kadar hemoglobin normal pada wanita dewasa berkisar pada 12-16 gram/dL, pada wanita hamil 11-16 gram/dL, dan pria dewasa memiliki Hb yang lebih banyak yaitu 13-16,5 gram/dL.
Seperti yang diserukan dalam sebuah iklan suplemen, kekurangan kadar Hb membuat tubuh mudah letih dan lunglai. Meski sudah cukup istirahat, kekurangan Hb dapat menghambat segala aktivitas.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kadar Hb dalam tubuh, salah satunya dengan menghindari beberapa jenis makanan tertentu. Lantas, apa saja makanan yang dihindari saat Hb rendah?
Apa Itu Kadar Hemoglobin Rendah?
Hemoglobin adalah protein kaya zat besi dalam sel darah merah yang bertugas untuk mengikat oksigen dalam darah dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Dikutip dari Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan oleh Arif Muttaqin (2012: 67), kadar hemoglobin adalah ukuran pigmen respiratorik dalam butiran-butiran darah merah. Jumlah hemoglobin darah dinyatakan dengan gram per desiliter (g/dL).
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), kadar hemoglobin normal pada pria dewasa adalah sekitar 13,0-16,5 g/dL, sedangkan pada wanita adalah 12,0-16 g/dL.
Ketika kadar hemoglobin berada di bawah batas normal, kondisi ini disebut hemoglobin rendah. Dalam kebanyakan kasus, kadar hemoglobin rendah dikenal juga sebagai anemia atau kondisi ketika tubuh kekurangan darah.
Hemoglobin rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Adapun beberapa penyebab umum hemoglobin rendah, antara lain:
Kekurangan zat besi. Zat besi adalah komponen penting dalam produksi hemoglobin. Kurangnya asupan zat besi melalui makanan atau masalah penyerapan zat besi oleh tubuh dapat menyebabkan anemia.
Kekurangan vitamin B12 atau vitamin B9 (asam folat). Vitamin B12 dan asam folat (vitamin B9) penting untuk produksi sel darah merah, termasuk hemoglobin.
Gangguan produksi sel darah merah akibat kondisi medis tertentu, seperti gagal ginjal, gangguan sumsum tulang, atau penyakit kronis lainnya.
Kerusakan sel darah merah akibat penyakit autoimun, infeksi, atau kondisi lain, seperti talasemia atau anemia sel sabit, dapat menyebabkan hemoglobin rendah.
Untuk mencegah hemoglobin rendah, penting untuk menjaga pola makan seimbang dan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, terutama zat besi, vitamin B12, dan asam folat.
Fungsi Hb di Dalam Tubuh
Kadar hemoglobin dalam darah menjadi elemen yang sangat vital. Menurut Ikhsan Soebroto dalam buku Cara Mudah Mengatasi Problem Anemia, Hb merupakan protein pernapasan yang mengandung besi dan mengikat oksigen dalam tubuh.
Zat besi ini berperan utama dalam memasok oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh. Seseorang akan merasa pusing jika kekurangan oksigen, sebab proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi tidak akan berjalan lancar tanpa gas ini.
Hb juga berfungsi mengeluarkan karbon dioksida, produk hasil metabolisme dari jaringan tubuh yang nantinya diembuskan melalui napas.
Akibat Kekurangan Hb yang Harus Diwaspadai
Kekurangan hemoglobin dapat memicu penyakit anemia. Rasa lemas mendera para penderitanya. Minim eritrosit membuat seseorang kekurangan nutrisi dari sari-sari makanan.
Tingkat keparahan anemia terbagi atas tiga kategori, yakni:
Kadar Hb 10 gram – 8 gram tergolong anemia ringan.
Kandungan Hb 8 gram – 5 gram tergolong anemia sedang.
Kadar Hb kurang dari 5 gram tergolong anemia berat.
Kondisi yang dialami disinyalir menjadi penyebab utama Hb rendah. Jika sudah demikian, seseorang bisa kekurangan gizi, terutama zat besi. Kekurangan gizi terjadi ketika usus tidak menyerap nutrisi secara optimal.
Keluarga dengan riwayat penyakit thalasemia pun rentan mengalami anemia. Penyakit keturunan ini membuat tubuh tidak mampu memproduksi eritrosit dalam darah.
Anemia punya gejala yang bervariasi. Jika Anda mengalami gejala di bawah ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan.
Wajah pucat
Tubuh tak bertenaga
Sulit berkonsentrasi dan mudah lupa
Mata berkunang-kunang
Pusing
Sering sakit
Makanan yang Dihindari Saat Hb Rendah
Terdapat pantangan makanan yang tidak boleh dilanggar saat Hb rendah. Berikut daftar makanan yang dihindari saat Hb rendah seperti dikutip dari laman MedicineNet:
1. Bahan yang Mengandung Tanin dan Kafein
Kopi, teh, dan segala olahannya memang lezat dan menggoda. Namun kedua bahan tersebut mengandung tanin dan kafein. Zat ini mengikat molekul besi yang menghambat penyerapan zat besi pada tubuh.
2. Sereal
Sereal merupakan menu sarapan praktis untuk menghemat waktu. Tapi, beberapa produk sereal menggunakan bahan yang mengandung phytic acid.
Zat tersebut bisa menyebabkan Anda tidak mendapat pasokan zat besi dengan optimal. Untuk itu, jangan lupa cek kandungan bahan pada kemasan sereal yang akan dibeli.
3. Produk Susu
Kandungan mineral kalsium yang berlebihan bisa mengundang mal-absorpsi zat besi. Oleh karena itu, konsumsilah produk susu disertai makanan kaya zat besi seperti hati ayam, daging merah, dan bayam.
Baca Juga: 4 Penyebab Hb Rendah yang Perlu Diwaspadai
Makanan yang Sebaiknya Kamu Konsumsi
Seperti yang sudah dijelaskan, hemoglobin rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti defisiensi zat besi, vitamin B12, asam folat, dan lainnya. Karenanya, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan nutrisi tersebut.
Dikutip dari laman VeryWell Health dan Healthline, berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh.
1. Makanan yang Kaya Zat Besi
Makanan yang mengandung zat besi heme (yang berasal dari sumber hewani) dan nonheme (yang berasal dari sumber nabati) dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin.
Beberapa sumber zat besi heme yang baik adalah daging merah, hati sapi, hati ayam, dan ikan. Sementara sumber zat besi non-heme meliputi biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan tahu.
2. Makanan yang Mengandung Vitamin B12 dan Folat
Vitamin B12 dan asam folat adalah nutrisi penting untuk produksi sel darah merah, termasuk hemoglobin. Sumber makanan yang kaya vitamin B12 adalah daging, ikan, telur, dan produk susu.
Selain itu, asam folat dapat ditemukan dalam sayuran hijau seperti bayam, brokoli, asparagus, kale, selada, kembang kol, serta buah jeruk dan buah pisang.
3. Buah-buahan dan Sayuran yang Kaya Vitamin C
Vitamin C dapat membantu mengoptimalkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C bersama dengan makanan yang mengandung zat besi dapat meningkatkan penyerapan zat besi tersebut.
Beberapa buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C antara lain jeruk, stroberi, kiwi, mangga, tomat, paprika merah, dan kangkung.
(DAF & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan hemoglobin?

Apa yang dimaksud dengan hemoglobin?
Hemoglobin adalah protein kaya zat besi dalam sel darah merah yang bertugas untuk mengikat oksigen dalam darah dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Berapa kadar hemoglobin normal?

Berapa kadar hemoglobin normal?
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), kadar hemoglobin normal pada pria dewasa adalah sekitar 13,0-16,5 g/dL, sedangkan pada wanita adalah 12,0-15 g/dL.
Apa akibat kekurangan hemoglobin?

Apa akibat kekurangan hemoglobin?
Kekurangan hemoglobin dapat memicu penyakit anemia. Rasa lemas mendera para penderitanya. Minim eritrosit membuat seseorang kekurangan nutrisi dari sari-sari makanan.
