3 Jenis Obat Mual di Apotik Sesuai Keluhannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mual adalah rasa ingin muntah yang dapat dialami anak-anak hingga orang dewasa. Terkadang, mual juga diikuti oleh muntah dan keluhan lainnya seperti pusing atau sakit kepala.
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan mual, bisa dari faktor internal maupun eksternal. Penyebab dari dalam tubuh misalnya kembung, hamil, dan masuk angin. Sedangkan penyebab dari luar tubuh dapat disebabkan oleh bau busuk atau bau menyengat yang spesifik.
Pada kebanyakan kasus, mual dapat diredakan dengan mudah tanpa harus mengonsumsi obat. Beberapa cara menghilangkan mual secara alami antara lain mengonsumsi air putih, air jahe, atau makanan yang mudah dicerna seperti bubur.
Namun, apabila rasa mual tak kunjung reda, Anda dapat membeli obat mual di apotik yang dijual bebas. Berikut beberapa jenis obat mual yang bisa dibeli di apotek sesuai dengan keluhannya.
Obat Mual di Apotik
1. Obat Mual di Apotik untuk Wanita Hamil
Mual merupakan salah satu gejala yang lumrah dialami wanita hamil. Mengutip laman National Health Service, mual saat hamil yang juga dikenal dengan istilah morning sickness, biasanya terjadi pada masa awal kehamilan.
Biasanya obat mual di apotik yang diperuntukkan bagi wanita hamil adalah golongan antiemetik. Beberapa merek antiemetik yang beredar di pasaran adalah Metoclopramide, Prochlorperazine, Cyclizine, Promethazine, dan Ondansetron.
Obat-obatan tersebut mampu membantu mengurangi rasa mual ibu hamil. Namun, perlu diingat bahwa dosis obat mual ibu hamil berbeda dengan kondisi normal. Jadi, konsumsilah obat mual sesuai anjuran dokter.
2. Obat Mual di Apotik Saat Mabuk di Perjalanan
Rasa mual juga bisa datang ketika seseorang melakukan perjalanan jauh, baik perjalanan darat, laut, maupun udara. Umumnya, mabuk perjalanan disertai dengan sakit perut atau keinginan untuk muntah. Namun, kondisi ini biasanya akan hilang dengan sendirinya
Meski demikian, Anda tetap perlu berjaga dengan membawa obat mual tertentu, misalnya Antihistamin. Sebagian besar Antihistamin memang bisa dibeli di apotek maupun drug store, tetapi tetap membutuhkan resep dokter.
Selain digunakan untuk mencegah mabuk perjalanan, Antihistamin juga berfungsi sebagai pengobatan jangka pendek untuk insomnia dan membantu meredakan gejala alergi, seperti demam, gatal-gatal dan sengatan serangga.
3. Obat Mual di Apotik untuk Efek Samping Kemoterapi
Mengutip laman Mayo Clinic, kemoterapi merupakan pengobatan kanker yang memberikan berbagai efek samping bagi tubuh, salah satunya mual berkepanjangan. Berbeda dengan mual biasa, mual akibat kemoterapi umumnya berlangsung lebih lama.
Untuk meredakannya, Anda dapat mengonsumsi obat antiemetik yang bekerja dengan cara menghambat reseptor NK1 dan serotonin. Beberapa obat yang termasuk golongan ini adalah Dolasetron, Ondansetron, Domperidone, dan Aprepitant.
Penyebab Mual
Ada banyak faktor penyebab mual, mulai dari gangguan pencernaan hingga kondisi medis tertentu. Dikutip dari laman WebMD dan Cleveland Clinic, berikut beberapa penyebab mual yang perlu diwaspadai:
1. Keracunan Makanan
Keracunan makanan terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi mikroorganisme, beracun, atau makanan kedaluwarsa.
Mengutip jurnal Nausea: A Review of Pathophysiology and Therapeutics oleh Prashant Singh, dkk., keracunan makanan merupakan salah satu kondisi paling umum yang menyebabkan mual dan muntah.
Selain mual, kondisi ini bisa disertai dengan gejala lain, seperti muntah, kehilangan nafsu makan, pusing, dan lemah.
2. Gangguan Pencernaan
Penyebab mual lainnya adalah adanya gangguan pencernaan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan penyakit tertentu, seperti:
Infeksi saluran pencernaan: Infeksi virus, bakteri, atau parasit seperti gastroenteritis dapat mengiritasi saluran pencernaan dan menyebabkan mual.
Makanan yang tidak sehat: Konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri atau makanan berlemak tinggi, pedas, dan tidak segar dapat memicu rasa mual.
Gangguan lambung: Masalah seperti gastritis, tukak lambung, atau refluks asam dapat menyebabkan mual dan sakit perut.
3. Kondisi Kesehatan Mental
Orang dengan masalah kesehatan mental tertentu dapat mengalami gejala gangguan pencernaan, termasuk mual. Beberapa kondisi psikologis yang menyebabkan mual, yaitu:
Stres dan kecemasan: Kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, atau depresi dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan mual.
Fobia atau trauma: Beberapa orang mungkin mengalami mual saat menghadapi fobia atau mengingat trauma tertentu.
4. Efek Samping Obat dan Terapi
Mual juga bisa terjadi karena efek samping obat-obatan dan terapi tertentu, seperti:
Beberapa jenis obat, termasuk obat kemoterapi, analgesik opioid, atau antibiotik tertentu, dapat menyebabkan mual sebagai efek sampingnya.
Pasien yang menjalani terapi radiasi untuk kondisi medis tertentu, terutama pada daerah perut atau kepala, dapat mengalami mual sebagai efek samping.
5. Kondisi Medis Lainnya
Selain penyebab sudah disebutkan di atas, ada beberapa kondisi medis lain yang bisa menyebabkan sensasi mual, yaitu:
Kehamilan. Mual dan muntah sering terjadi pada trimester pertama kehamilan akibat perubahan hormon.
Migrain atau sakit kepala sebagian. Beberapa orang mengalami mual yang parah sebagai gejala migrain.
Gangguan ginjal atau hati. Masalah kesehatan pada ginjal atau hati dapat mempengaruhi fungsi pencernaan dan menyebabkan mual.
Beberapa penyakit menular seperti flu atau infeksi tenggorokan dapat disertai dengan mual.
Penyakit hati seperti hepatitis atau sirosis hati dapat menyebabkan peradangan pada organ hati yang ditandai dengan gejala seperti mual dan sakit perut.
Gangguan saluran kemih seperti infeksi ginjal atau batu ginjal dapat menyebabkan sakit perut dan mual.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual Tanpa ke Dokter
(ADS & SFR)
Frequently Asked Question Section
Obat mual yang bagus apa?

Obat mual yang bagus apa?
Antara lain Metoclopramide, Prochlorperazine, Cyclizine, Promethazine, dan Ondansetron.
Bagaimana cara mengatasi mual secara alami?

Bagaimana cara mengatasi mual secara alami?
Beberapa cara menghilangkan mual secara alami antara lain mengonsumsi air putih, air jahe, atau makanan yang mudah dicerna seperti bubur.
Apa penyebab mual?

Apa penyebab mual?
Keracunan makanan, gangguan pencernaan, kondisi kesehatan mental, hingga efek samping obat dan terapi.
