Konten dari Pengguna

4 Terapi untuk Penderita Osteoarthritis yang Direkomendasikan Dokter

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dokter merekomendasikan terapi untuk penderita osteoarthritis. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dokter merekomendasikan terapi untuk penderita osteoarthritis. Foto: Pexels.com

Terapi untuk penderita osteoarthritis sangat bervariasi. Osteoarthritis sendiri adalah bentuk radang sendi yang paling umum dan sering terjadi akibat penuaan atau kerusakan tulang rawan secara bertahap.

Penyakit osteoarthritis dapat membuat penderitanya merasakan nyeri, kaku, dan keterbatasan gerak pada sendi, terutama di lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang.

Memahami terapi untuk penderita osteoarthritis sangat penting agar penderita dapat memilih penanganan yang tepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Terapi ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi gejala, tetapi juga untuk menjaga fungsi sendi dan kualitas hidup. Di bawah ini akan diuraikan beberapa jenis terapi untuk penderita osteoarthritis.

Terapi untuk Penderita Osteoarthritis

Ilustrasi dokter merekomendasikan terapi untuk penderita osteoarthritis. Foto: Pexels.com

Meski tak dapat disembuhkan sepenuhnya, penderita osteoarthritis tetap bisa menjalani hidup aktif dengan bantuan berbagai bentuk terapi.

Berikut jenis-jenis terapi yang umumnya direkomendasikan dokter ke penderita osteoarthritis, dikutip dari Mayo Clinic dan Arthritis Foundation.

1. Terapi Fisik (Fisioterapi)

Fisioterapi merupakan salah satu bentuk terapi utama untuk osteoarthritis. Terapi ini melibatkan latihan fisik yang dirancang untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi, memperbaiki keseimbangan, dan meningkatkan fleksibilitas.

Latihan seperti berjalan kaki ringan, peregangan, atau penggunaan alat bantu latihan (resistance band) dapat membantu mengurangi beban pada sendi.

Terapi ini biasanya dipandu oleh fisioterapis profesional yang akan menyesuaikan program latihan dengan tingkat keparahan osteoarthritis.

2. Terapi Obat

Obat-obatan digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada sendi. Beberapa jenis obat yang umum diresepkan, antara lain:

  • Paracetamol: Untuk nyeri ringan.

  • NSAID (non-steroidal anti-inflammatory drugs) seperti ibuprofen atau naproxen untuk mengurangi peradangan dan nyeri.

  • Kortikosteroid: Dapat disuntikkan langsung ke sendi yang sakit untuk efek anti-inflamasi yang kuat.

  • Salep topikal: Seperti capsaicin atau NSAID topikal yang dioleskan langsung ke kulit di atas sendi.

Namun, penggunaan obat jangka panjang harus dilakukan dengan pengawasan dokter untuk menghindari efek samping.

Baca Juga: Terapi Mata Minus Secara Alami dan Medis

3. Terapi Alternatif

Beberapa penderita osteoarthritis juga mendapatkan manfaat dari terapi alternatif, antara lain:

  • Akupunktur: Teknik pengobatan tradisional Tiongkok ini bisa membantu meredakan nyeri dengan merangsang titik-titik tertentu di tubuh.

  • Pijat Terapi: Dapat meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan ketegangan otot.

  • Suplemen seperti Glucosamine dan Chondroitin: Dikenal membantu memperbaiki kerusakan tulang rawan, meskipun efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

4. Terapi Nutrisi dan Pengaturan Berat Badan

Menjaga berat badan ideal sangat penting untuk penderita osteoarthritis, terutama yang menyerang lutut dan pinggul. Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada sendi dan mempercepat kerusakan tulang rawan.

Diet sehat yang kaya akan antioksidan, seperti buah, sayuran, ikan berlemak (omega-3), dan biji-bijian dapat membantu mengurangi peradangan alami dalam tubuh.

(NDA)