5 Cara Cepat Mengobati Frozen Shoulder yang Efektif

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Frozen shoulder atau dalam istilah medis disebut adhesive capsulitis adalah kondisi peradangan pada kapsul sendi bahu yang menyebabkan jaringan sekitar sendi mengeras dan menebal.
Peradangan ini bisa membuat ruang gerak sendi menyempit sehingga menimbulkan rasa nyeri dan kaku yang luar biasa. Frozen shoulder bisa berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun jika tak ditangani dengan baik.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara cepat mengobati frozen shoulder agar bisa kembali beraktivitas normal. Artikel ini juga akan membahas langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memulihkan frozen shoulder.
Cara Cepat Mengobati Frozen Shoulder
Dikutip dari buku Ensiklopedia Penyakit karangan Prof. Dr. dr. Anies, M.Kes., PKK., berikut beberapa cara cepat mengobati frozen shoulder yang terbukti efektif menurut spesialis ortopedi dan fisioterapis:
1. Latihan Peregangan Rutin
Latihan peregangan atau stretching adalah metode utama untuk memperbaiki fleksibilitas sendi bahu. Beberapa latihan yang direkomendasikan:
Pendulum stretch = Berdiri dan condongkan tubuh ke depan, biarkan tangan menggantung bebas, lalu ayunkan perlahan membentuk lingkaran kecil.
Towel stretch = Pegang handuk di belakang punggung dengan kedua tangan dan tarik perlahan ke atas dan bawah. Lakukan latihan ini secara rutin 1–2 kali sehari selama 15–20 menit agar hasilnya maksimal.
2. Fisioterapi
Fisioterapis akan membantu merancang program latihan khusus sesuai tingkat keparahan kondisi. Terapi fisik dapat mempercepat pemulihan, terutama jika dikombinasikan dengan pemanasan dan pijat ringan.
3. Kompres Hangat dan Dingin
Gunakan kompres hangat sebelum latihan untuk melenturkan otot dan mengurangi kekakuan. Setelah latihan, kompres dingin dapat mengurangi peradangan dan nyeri.
4. Obat Pereda Nyeri
Jika nyeri sangat mengganggu, dokter dapat meresepkan:
Obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen.
Suntikan kortikosteroid langsung ke sendi untuk mengurangi inflamasi.
Namun, penggunaan obat harus dalam pengawasan medis agar tak menimbulkan efek samping jangka panjang.
5. Teknik Modalitas Medis
Jika latihan dan terapi fisik tidak cukup efektif, dokter mungkin akan menyarankan:
Manipulasi bahu di bawah anestesi = Dokter menggerakkan bahu secara paksa untuk memecah jaringan yang mengeras.
Arthroscopic capsular release = Prosedur minimal invasif untuk memotong jaringan parut pada kapsul sendi.
Metode ini biasanya dilakukan jika terapi konservatif tidak membuahkan hasil setelah 6 bulan.
Baca Juga: 6 Obat Rematik Alami yang Efektif Redakan Nyeri
Tips agar Frozen Shoulder Tidak Kambuh Lagi
Setelah berhasil sembuh, penderita juga perlu melakukan langkah pencegahan agar frozen shoulder tak kambuh, seperti:
Rutin melakukan pemanasan sebelum olahraga.
Hindari posisi tidur yang menekan bahu terlalu lama.
Jangan biarkan bahu tak aktif terlalu lama setelah cedera atau operasi.
Lanjutkan peregangan ringan meski rasa sakit sudah berkurang.
(NDA)
