6 Efek Samping Glimepiride yang Perlu Diwaspadai

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Glimepiride merupakan salah satu obat yang diresepkan untuk penderita diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan cara membantu pankreas melepaskan insulin dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin tersebut.
Meski efektif menurunkan kadar gula darah, glimepiride juga memiliki potensi efek samping yang dapat berbeda-beda pada setiap individu. Hal ini tergantung pada kondisi tubuh, dosis, hingga obat lain yang dikonsumsi bersamaan.
Untuk mencegah efek samping glimepridie, penggunaannya harus selalu di bawah pengawasan tenaga medis. Lalu, apa saja efek samping tersebut? Simak jawaban lengkapnya dalam uraian di bawah ini.
Efek Samping Glimepiride
Dikutip dari MedlinePlus, glimepiride termasuk dalam golongan obat sulfonilurea yang berfungsi merangsang sel beta di pankreas untuk melepaskan insulin. Hormon tersebut lalu membantu mengontrol kadar gula darah, terutama setelah makan.
Obat ini biasanya dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga untuk hasil yang optimal. Namun, seperti obat lainnya, glimepiride juga memiliki efek samping, baik yang umum maupun yang tergolong serius.
Merujuk informasi dari Mayo Clinic, berikut beberapa efek samping glimepiride yang sering terjadi:
1. Hipoglikemia (Gula Darah Rendah)
Hipoglikemia adalah efek samping paling umum. Kondisi ini bisa berbahaya jika tak segera ditangani. Tanda-tanda hipoglikemia meliputi:
Gemetar
Berkeringat dingin
Detak jantung cepat
Pusing
Lemas
Kebingungan
Maka dari itu, penderita diabetes harus selalu membawa makanan ringan manis seperti permen atau jus untuk mengatasi hipoglikemia secara cepat.
2. Gangguan Pencernaan
Efek samping ini biasanya bersifat sementara dan akan mereda setelah tubuh beradaptasi terhadap obat. Beberapa jenis gangguan pencernaan yang umumnya dialami, di antaranya:
Mual atau muntah
Sakit perut
Diare
3. Peningkatan Berat Badan
Berbeda dengan beberapa obat diabetes lain, glimepiride bisa menyebabkan kenaikan berat badan karena meningkatnya kadar insulin dalam tubuh.
4. Reaksi Alergi Berat (Anafilaksis)
Jika terjadi reaksi alergi, hentikan penggunaan obat dan segera cari bantuan medis. Gejalanya meliputi:
Ruam kulit parah.
Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
Sesak napas.
5. Masalah Hati
Beberapa kasus langka menunjukkan peningkatan enzim hati atau gangguan fungsi hati. Tanda-tandanya termasuk:
Kulit atau mata menguning.
Urine berwarna gelap.
Nyeri di bagian perut kanan atas.
6. Gangguan Darah
Efek ini sangat jarang, tetapi bisa meliputi anemia, penurunan jumlah trombosit (trombositopenia), dan penurunan sel darah putih. Gejalanya bisa berupa kelelahan, infeksi berulang, atau mudah memar dan berdarah.
Baca Juga: 10 Efek Samping Obat TBC yang Perlu Diwaspadai
Tips Aman Menggunakan Glimepiride
Agar efek samping glimepiride bisa diminimalkan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan RI.
Konsumsi obat sesuai dosis yang dianjurkan dokter.
Jangan melewatkan waktu makan.
Rutin memeriksa kadar gula darah.
Laporkan semua obat atau suplemen yang sedang dikonsumsi kepada dokter.
Hindari konsumsi alkohol berlebihan.
(NDA)
