6 Penyebab Muncul Jerawat di Miss V dan Cara Mengatasinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jerawat biasanya muncul di wajah, punggung, atau dada. Namun, tak sedikit wanita yang mengalami jerawat di area kewanitaannya atau miss V.
Jerawat di area miss V bisa berupa benjolan merah, kadang berisi nanah, dan terasa nyeri atau gatal. Meski terdengar tak umum, jerawat di sekitar area vagina ternyata cukup sering terjadi.
Kondisi munculnya jerawat di miss V bisa dipicu oleh berbagai faktor. Untuk mengetahui apa saja faktor yang menjadi penyebab muncul jerawat di miss V, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyebab Muncul Jerawat di Miss V
Penting untuk memahami bahwa jerawat di area miss V bukan berarti jerawat muncul langsung di bagian dalam vagina, melainkan di sekitar vulva atau area luar organ intim.
Untuk menangani masalah ini dengan tepat, penting bagi para perempuan untuk mengetahui penyebab muncul jerawat di miss V. Dikutip dari Healthline, berikut beberapa faktor penyebabnya.
1. Hormon Tidak Seimbang
Perubahan hormon, terutama menjelang menstruasi atau saat masa pubertas dapat menyebabkan produksi minyak berlebih pada kulit, termasuk area intim. Akibatnya, pori-pori bisa tersumbat dan memicu timbulnya jerawat.
2. Gesekan dari Pakaian Dalam
Pakaian dalam yang terlalu ketat atau berbahan sintetis bisa menyebabkan gesekan berlebih pada kulit, memicu iritasi, dan menyumbat pori-pori. Gesekan ini juga meningkatkan risiko peradangan yang berujung pada jerawat.
3. Kebersihan yang Kurang Terjaga
Kurang menjaga kebersihan area kewanitaan, seperti jarang mengganti celana dalam, atau menggunakan tisu basah berpewangi bisa memicu iritasi dan infeksi. Keringat yang menumpuk juga membuat kulit lebih lembap dan rentan berjerawat.
4. Mencukur atau Waxing
Mencukur rambut kemaluan dengan pisau cukur yang tidak steril atau waxing yang kurang higienis bisa menyebabkan luka kecil. Luka ini bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri penyebab jerawat.
5. Infeksi Bakteri atau Folikulitis
Folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut akibat infeksi bakteri. Gejalanya menyerupai jerawat, berupa benjolan merah atau bernanah yang terasa nyeri. Kondisi ini bisa terjadi akibat mencukur atau kelembapan berlebih.
6. Alergi Produk Perawatan
Beberapa wanita sensitif terhadap sabun kewanitaan, pembalut berpewangi, atau deterjen pakaian dalam. Alergi ini bisa menyebabkan kulit meradang, gatal, dan memunculkan jerawat.
Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Kuning Secara Alami dan Medis
Cara Mengatasi Jerawat di Miss V
Jika kamu mengalami jerawat di sekitar miss V, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya menurut Cleveland Clinic.
Kompres hangat: Tempelkan handuk hangat di area yang berjerawat selama 10–15 menit untuk membantu membuka pori-pori dan meredakan nyeri.
Hindari memencet jerawat: Memencet bisa menyebabkan luka dan infeksi lebih parah.
Gunakan pakaian dalam berbahan katun: Bahan katun menyerap keringat dan memberikan sirkulasi udara yang baik.
Cuci area intim dengan air hangat: Hindari sabun yang mengandung pewangi atau bahan kimia keras.
Jangan mencukur terlalu sering: Jika harus mencukur, gunakan alat yang bersih dan cukur dengan hati-hati.
Konsultasi ke dokter kulit atau ginekolog: Jika jerawat tidak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.
(NDA)
