7 Cara Mengatasi Biduran pada Anak Secara Alami dan Medis

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biduran atau urtikaria adalah salah satu kondisi kulit yang sering terjadi pada anak-anak. Gejalanya berupa bentol merah yang gatal dan bisa muncul secara tiba-tiba.
Kondisi ini biasanya membuat anak menjadi tidak nyaman, rewel, bahkan sulit tidur. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara mengatasi biduran pada anak agar bisa memberikan penanganan cepat dan tepat di rumah.
Artikel ini akan membahas berbagai cara meredakan biduran pada anak secara alami maupun medis, sekaligus mengenali penyebab dan langkah pencegahannya agar tidak mudah kambuh.
Apa Itu Biduran?
Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), biduran merupakan reaksi tubuh terhadap alergen atau pemicu lain yang menyebabkan pelepasan histamin secara berlebihan.
Histamin inilah yang menyebabkan munculnya ruam merah, bentol, rasa gatal, dan kadang disertai bengkak pada kulit. Adapun faktor-faktor penyebab biduran, di antaranya:
Alergi makanan (susu, telur, kacang, seafood).
Obat-obatan (antibiotik, antipiretik, NSAID).
Infeksi virus atau bakteri.
Gigitan serangga.
Paparan suhu ekstrem (cuaca dingin atau panas).
Kontak dengan alergen lingkungan (debu, bulu hewan, serbuk sari).
Biduran pada anak bisa bersifat ringan dan hilang dalam beberapa jam, tetapi ada juga yang berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.
Baca Juga: 6 Infeksi Kulit karena Bakteri dan Gejala Penyakitnya
Cara Mengatasi Biduran pada Anak
Meski bisa hilang dengan sendirinya, biduran yang dibiarkan bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan kulit anak secara keseluruhan.
Berikut beberapa cara mengatasi biduran pada anak yang bisa diterapkan para orang tua menurut informasi dari American Academy of Pediatrics.
1. Kompres Dingin
Salah satu langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengompres area kulit yang bentol dan gatal dengan kain bersih yang dibasahi air dingin. Kompres ini akan membantu meredakan rasa panas dan gatal akibat peradangan.
2. Mandikan Anak dengan Air Hangat
Memandikan anak dengan air hangat (bukan panas) dan sabun ringan tanpa pewangi bisa membantu membersihkan kulit dari alergen. Pastikan tidak menggosok kulit terlalu keras agar tak memperparah iritasi.
3. Gunakan Salep Antigatal Alami
Beberapa produk alami seperti gel lidah buaya (aloe vera) atau salep dengan kandungan kalamin dapat membantu menenangkan kulit yang iritasi. Pastikan produk yang digunakan aman untuk anak-anak.
4. Berikan Pakaian Longgar dan Lembut
Hindari pakaian ketat atau berbahan sintetis karena bisa memperparah iritasi kulit. Gunakan baju berbahan katun yang lembut dan menyerap keringat agar anak merasa lebih nyaman.
5. Berikan Obat Antihistamin Sesuai Resep Dokter
Jika biduran cukup parah dan menyebabkan anak sangat terganggu, dokter biasanya akan meresepkan obat antihistamin untuk meredakan gatal dan mengurangi bentol. Jangan memberikan obat apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
6. Cegah Anak Menggaruk Kulit
Gatal karena biduran sering membuat anak ingin terus menggaruk, tetapi hal ini bisa memperburuk kondisi kulit. Potong kuku anak dan kenakan sarung tangan lembut jika perlu, terutama saat tidur.
7. Identifikasi dan Hindari Pemicu Biduran
Langkah paling penting dalam jangka panjang adalah mengenali dan menghindari penyebab biduran. Jika dicurigai alergi makanan atau obat, sebaiknya lakukan konsultasi dan tes alergi dengan dokter anak atau spesialis alergi.
(NDA)
