Konten dari Pengguna

7 Cara Menghilangkan Varises secara Alami dan Medis

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara menghilangkan varises? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana cara menghilangkan varises? Foto: Unsplash

Varises adalah gangguan pembuluh darah vena yang paling sering terjadi di area tungkai, terutama betis. Untuk menyembuhkannya, ada berbagai macam cara menghilangkan varises yang dapat dilakukan, baik secara alami maupun metode medis.

Menyembuhkan varises dengan pengobatan medis dibutuhkan uang yang tidak sedikit. Oleh karena itu, beberapa pengidap varises lebih memilih untuk menggunakan cara-cara alami yang disebut-sebut bisa membantu mengatasi kondisi tersebut.

Ibu hamil yang mengalami varises pun lebih memilih untuk menghilangkan varises demi menjaga janin yang ada di dalam tubuhnya. Menyadur dari Mayo Clinic, berikut beberapa gejala dari varises, di antaranya:

  • Munculnya serabut atau garis-garis berwarna biru keunguan di permukaan kulit. Pada jenis varises lain, yakni spider veins, serabut akan berukuran lebih kecil dan mirip dengan jaring laba-laba.

  • Varises ringan mungkin tidak menimbulkan rasa nyeri. Akan tetapi, beberapa orang juga bisa merasakan nyeri atau kaki terasa berat, khususnya setelah berdiri atau duduk dalam waktu yang lama.

  • Vena terlihat menonjol dan membengkak sepanjang paha, mata kaki, atau lutut.

  • Kulit terasa gatal, terutama di area tungkai bawah dan pergelangan kaki. Selain itu, permukaan area kulit yang terkena sering kali berwarna merah kebiruan atau kecoklatan, pertanda dermatitis statis.

  • Terjadi perubahan warna kulit, kulit jadi lebih tipis, dan terbentuk luka atau infeksi jaringan lunak di dekat mata kaki.

  • Kaki atau area yang terjadi pembengkakan vena terasa berdenyut atau kram.

Gejala yang disebutkan di atas memang tidak begitu membahayakan bagi para pengidapnya, tapi kondisi tersebut tetap membuat ketidaknyamanan. Maka itu, diperlukan penanganan yang tepat untuk menghilangkan varises.

Cara Menghilangkan Varises

Berolahraga secara rutin dapat menghilangkan varises. Foto: Unsplash

Sebagaimana yang diketahui, varises adalah keadaan di mana pembuluh darah balik (vena) mengalami pelebaran yang disebabkan adanya bendungan atau berkurangnya tonus otot dan lemahnya katup dalam vena.

Karena kondisi tersebut, darah mengumpul dan mengalami peningkatan tekanan. Akibatnya, vena-vena akan melemah, membesar, menonjol, dan tampak berkelok-kelok di permukaan kulit.

Sebelum mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menghilangkan varises, ketahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi munculnya varises. Mengutip buku Dunia IPA Kelas 5 SD susunan Drs. H. Panut, dkk., hal ini biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik, proses penuaan, dan perubahan hormon.

Lantas, apakah ada cara menghilangkan varises yang dapat diterapkan? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Rutin berolahraga

Menyadur laman Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng, dengan rutin berolahraga, sirkulasi darah di kaki menjadi lebih lancar. Hal ini membuat penumpukan darah di pembuluh darah yang menjadi penyebab varises, dapat terdorong.

Tidak hanya itu, olahraga juga dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terbentuknya varises.

Lebih lanjut, olahraga dengan benturan yang rendah menjadi salah satu cara melatih otot betis supaya bekerja tanpa ada ketegangan yang berlebih. Berikut beberapa olahraga ringan yang efektif untuk menghilangkan varises, di antaranya:

  • Renang

  • Berjalan kaki

  • Bersepeda

  • Yoga

2. Mengonsumsi makanan yang tinggi potasium

Cara lain menghilangkan varises secara alami, yakni dengan mengubah pola makan menjadi lebih teratur. Menyadur Medical News Today, makanan yang mengandung kandungan garam tinggi bisa menyebabkan varises.

Oleh karena itu, mengurangi konsumsi makanan asin dapat mengurangi cairan berlebih yang tertahan oleh tubuh. Selain itu, konsumsi makanan tinggi potasium juga dapat membantu mengurangi retensi air yang bermanfaat untuk mengobati varises. Makanan yang tinggi potasium, di antaranya:

  • Kacang-kacangan

  • Biji-bijian

  • Gandum

  • Buah-buahan

  • Sayur-sayuran

3. Mengenakan stoking kompresi

Stoking kompresi adalah jenis kaus kaki yang memang dirancang khusus untuk menekan kaki pengidap varises. Stoking kompresi ini juga digunakan pada pencegahan DVT, sindroma pascatrombosis, dan beberapa kondisi lainnya.

Tujuan penggunaan stoking kompresi ini adalah menciptakan sirkulasi darah yang lancar. Maka dari itu, stoking kompresi memiliki bentuk yang lebih ketat pada bagian kaki, lalu berangsur-angsur melonggar hingga betis.

Menyadur laman Healthline, stoking kompresi bekerja dengan memberi tekanan pada kaki dan pergelangan kaki untuk membantu pembuluh darah memompa darah, sehingga lebih banyak darah yang dapat kembali lagi ke jantung.

4. Melakukan terapi skleroterapi

Skleroterapi adalah prosedur medis berbantu ultrasound untuk menyuntikkan larutan garam ke dalam vena agar menyusut dan mengempis. Tenaga medis menggunakan terapi ini untuk mengobati spider veins dan varises kecil.

Menurut laman National Centre Biotechnology Information, tidak hanya varises saja, terapi skleroterapi bisa digunakan untuk mengobati malformasi vaskular dan limfatik, seperti vena venula dan varikose, bahkan wasir.

Dalam penerapannya, larutan sklerosan dimanfaatkan untuk mengecilkan vena yang membengkak dan menutup vena pengumpan atau vena retikuler secara berkala, sehingga meminimalisasi kecenderungan untuk kambuh.

5. Pijat refleksi

Cara lain yang dapat digunakan untuk menghilangkan varises adalah pijak refleksi. Kegiatan ini dipercaya dapat mengurangi pembengkakan yang terjadi di kaki. Namun, untuk ibu hamil yang mengalami varises, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Pijat refleksi yang dilakukan secara tidak langsung dapat membantu melancarkan aliran darah. Untuk pengingat, kegiatan ini hanya boleh dilakukan oleh para ahli. Apabila dilakukan secara sembarangan, dapat merusak jaringan yang rapuh.

6. Mengatur atau mengubah posisi kaki

Memposisikan kaki di tempat yang sama dalam waktu berjam-jam ternyata dapat menyebabkan munculnya varises karena tekanan darah yang tersumbat. Oleh karena itu, ketika menjelang tidur, kebanyakan pengidap varises menggantungkannya posisinya terbalik dan bersender ke tembok.

Bertahan pada posisi tersebut dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah di kaki. Gaya gravitasi akan membantu darah kembali mengalir dengan lancar ke jantung.

7. Hindari memakai pakaian yang terlalu ketat

Varises juga dapat dihindari dengan tidak memakai pakaian yang terlalu ketat. Menurut laman WebMD, mengenakan pakaian ketat dapat membatasi aliran darah dalam tubuh.

Tidak hanya pakaian yang ketat saja, menggunakan hak tinggi juga menjadi pemicu terjadinya varises pada beberapa orang , terutama perempuan.

Baca Juga: Penyebab Leukemia dan Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Lainnya

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang menyebabkan varises?
chevron-down

Dalam istilah medis, varises disebut dengan variositis atau varicosa vein. Secara sederhana, varises adalah pelebaran pembuluh darah balik. Penyebab umumnya adalah faktor genetik, proses penuaan, dan perubahan hormon.

Apa ciri-ciri kaki varises?
chevron-down

Gejala pertama dari varises adalah munculnya serabut atau garis-garis berwarna biru keunguan di permukaan kulit.

Pembuluh darah apa saja yang bisa terkena varises?
chevron-down

Varises adalah pembuluh darah membesar. Semua pembuluh darah bisa mengalami varises, tapi pembuluh darah yang paling sering terkena kondisi ini pada kaki.