Konten dari Pengguna

7 Pantangan Makanan Kolesterol Tinggi yang Perlu Dihindari

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pantangan makanan kolesterol tinggi. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantangan makanan kolesterol tinggi. Foto: Pexels.com

Kolesterol tinggi menjadi salah satu momok kesehatan yang sering kali diabaikan, padahal dampaknya bisa sangat serius. Kadar kolesterol dalam darah juga bisa naik akibat pola makan yang tidak terkontrol.

Beberapa jenis makanan tertentu bisa berisiko menimbulkan berbagai macam penyakit seperti asam urat, strok, hipertensi, jantung koroner, dan masalah-masalah kesehatan yang lainnya.

Karena itu, sebelum kadar kolesterol tak terkendali, sebaiknya setiap orang perlu membatasi konsumsinya. Agar lebih jelas, simak apa saja pantangan makanan yang mengandung kolesterol tinggi berikut ini.

Pantangan Makanan Kolesterol Tinggi

Ilustrasi pantangan makanan kolesterol tinggi. Foto: Unsplash.com

Mengutip laman Healthline, terdapat beberapa makanan yang sebaiknya perlu dibatasi supaya kadar kolesterol tidak naik, di antaranya.

1. Daging Merah

Daging sapi dan kambing yang mengandung lemak sering kali terlihat menggoda saat dijadikan hidangan. Namun, lemak jenuh dari daging merah bisa langsung meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Oleh karena itu, sebaiknya batasi porsi makanan supaya tidak berlebihan. Untuk pilihan yang lebih sehat, ganti daging dengan protein yang lebih rendah lemak jenuh dan kolesterol seperti ayam tanpa kulit, ikan, dan kacang-kacangan.

2. Jeroan

Jeroan terdiri dari berbagai bagian yang meliputi hati, paru, jantung, lidah, usus, dan otak. Secara umum, jeroan mengandung banyak protein, vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh.

Meski demikian, kandungan lemaknya yang tinggi bisa memicu kolesterol tinggi. Makan jeroan terlalu banyak dalam jangka panjang bisa menyebabkan kenaikan kadar asam urat dan kolesterol darah.

3. Gorengan

Makanan yang digoreng dengan minyak banyak, termasuk salah satu penyumbang kolesterol jahat dalam pola makan. Gorengan mengandung kalori tinggi dan lemak trans yang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

4. Daging Olahan

Sosis, bacon, kornet, dan daging asap sering kali terlihat praktis dan lezat. Namun, makanan ini biasanya mengandung pengawet, natrium tinggi, dan lemak jenuh dalam jumlah besar. Kandungan tersebut bisa memperburuk kondisi kolesterol tinggi serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: 8 Cara Menurunkan Kolesterol Setelah Makan Daging Kambing

5. Makanan Cepat Saji

Konsumsi makanan cepat saji merupakan faktor risiko utama untuk berbagai kondisi kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Orang yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol yang lebih tinggi. Tak hanya itu, mereka juga cenderung rentan terhadap hipertensi dan gangguan aliran darah.

6. Makanan Manis

Kue kering, es krim, pastri, dan makanan manis lainnya sering kali dibuat dengan bahan yang mengandung kolesterol, gula tambahan, lemak tinggi sehat, dan kalori.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan ini dapat berdampak negatif bagi tubuh karena meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

7. Produk Olahan Susu Tinggi Lemak

Susu, keju, dan yogurt termasuk makanan yang kaya kolesterol. Jika dikonsumsi berlebihan, produk-produk ini bisa meningkatkan kolesterol jahat, tekanan darah, dan risiko penyakit kardiovaskular.

Sebagai alternatif, gunakan produk rendah lemak atau bebas lemak. Misalnya, yogurt rendah lemak bisa menjadi pilihan yang jauh lebih aman.

(SA)