Konten dari Pengguna

7 Penyebab Hb Tinggi pada Pria dan Wanita

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hemogoblin (Hb). Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hemogoblin (Hb). Foto: Unsplash

Hemoglobin (Hb) adalah protein penting dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, serta membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.

Kadar hemoglobin pada pria dan wanita berbeda. Bagi pria, besaran normalnya adalah 13,8–17,2 g/dL, sedangkan pada wanita sebesar 12,1–15,1 g/dL. Jika kadar Hb berada di atas kisaran ini, seseorang dikatakan memiliki Hb tinggi.

Kondisi Hb tinggi bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu. Untuk itu, penting bagi kita memahami apa saja penyebab Hb tinggi dan kapan kondisi ini perlu diwaspadai.

Penyebab Hb Tinggi

Ilustrasi hemogoblin (Hb). Foto: Unsplash

Penyebab Hb tinggi bisa beragam, dijelaskan dalam laman Medical News Today dan Healthline, berikut faktor yang dapat menyebabkan kadar hemoglobin meningkat:

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah penyebab Hb tinggi yang paling umum. Saat tubuh kekurangan cairan, volume plasma darah menurun sehingga konsentrasi hemoglobin dalam darah tampak meningkat.

Kondisi ini dikenal sebagai "Hb tinggi semu" karena kadar total hemoglobin sebenarnya tidak bertambah, hanya terlihat tinggi karena cairan dalam darah berkurang.

2. Tinggal di Dataran Tinggi

Orang yang tinggal di wilayah pegunungan atau dataran tinggi cenderung memiliki kadar Hb lebih tinggi. Hal ini merupakan respons alami tubuh terhadap kadar oksigen yang lebih rendah di ketinggian. Tubuh memproduksi lebih banyak hemoglobin untuk memastikan pasokan oksigen tetap mencukupi.

3. Merokok

Perokok aktif sering kali memiliki kadar hemoglobin lebih tinggi. Asap rokok mengandung karbon monoksida yang mengikat hemoglobin dan mengurangi kemampuannya membawa oksigen. Sebagai kompensasi, tubuh akan memproduksi lebih banyak hemoglobin agar kebutuhan oksigen tetap terpenuhi.

Baca Juga: Cara Menaikkan HB dengan Cepat secara Alami

4. Penyakit Paru Kronis

Penyakit paru-paru kronis seperti PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), emfisema, atau fibrosis paru membuat oksigenasi darah menjadi kurang efektif.

Tubuh merespons kondisi ini dengan memproduksi lebih banyak sel darah merah dan hemoglobin untuk meningkatkan pengangkutan oksigen.

5. Penyakit Jantung Bawaan atau Kronis

Penyakit jantung yang menyebabkan oksigenasi tak optimal juga dapat memicu produksi Hb yang lebih tinggi. Tubuh berusaha menyeimbangkan kekurangan oksigen dengan meningkatkan jumlah hemoglobin.

6. Polisitemia Vera

Polisitemia vera adalah kondisi langka yang ditandai dengan produksi berlebih sel darah merah oleh sumsum tulang. Ini menyebabkan peningkatan kadar hemoglobin dan hematokrit. Kondisi ini bisa berbahaya karena membuat darah menjadi lebih kental dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

7. Penggunaan Obat atau Suplemen

Penggunaan steroid anabolik atau suntikan hormon eritropoietin (EPO) juga dapat merangsang produksi sel darah merah, sehingga meningkatkan kadar Hb. EPO biasanya digunakan pada pasien gagal ginjal, tetapi penyalahgunaannya bisa menyebabkan kadar Hb melebihi batas normal.

(NDA)