Konten dari Pengguna

7 Penyebab Kencing Berdarah pada Pria yang Paling Umum

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengalami kencing berdarah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengalami kencing berdarah. Foto: Shutterstock

Kencing berdarah atau hematuria merupakan kondisi ketika terdapat darah dalam urine. Keadaan tersebut bisa terlihat jelas (hematuria makroskopik) atau hanya terdeteksi melalui pemeriksaan laboratorium (hematuria mikroskopik).

Pada pria, kondisi ini bisa terjadi karena berbagai penyebab, mulai dari yang ringan hingga serius. Mengetahui penyebab kencing berdarah pada pria sangat penting agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Lalu, apa saja penyebab kencing berdarah pada pria? Artikel ini akan membahas penyebab umum kencing berdarah pada pria, gejala yang perlu diwaspadai, serta kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Kencing Berdarah pada Pria

Ilustrasi kencing sembarangan. Foto: Shutterstock

Merujuk informasi dalam buku Mengenali Keluhan Anda yang ditulis oleh Dr. Ayustawati, PhD., berikut beberapa penyebab kencing berdarah pada pria.

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

ISK terjadi ketika bakteri masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan peradangan. Infeksi ini dapat menyebabkan sensasi terbakar saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, serta urine yang keruh atau mengandung darah.

2. Batu Ginjal atau Batu Saluran Kemih

Batu yang terbentuk dari penumpukan mineral dan garam bisa melukai saluran kemih saat keluar bersama urine. Akibatnya, darah bisa bercampur dengan urine. Gejalanya, antara lain, nyeri hebat di pinggang, sakit saat buang air kecil, dan urine berdarah.

3. Pembesaran Prostat (BPH)

Pria yang berusia di atas 50 tahun sering mengalami pembesaran prostat. Kelenjar prostat yang membesar bisa menekan uretra dan mengganggu aliran urine sehingga menyebabkan kencing tak lancar dan terkadang berdarah.

4. Kanker Kandung Kemih atau Prostat

Kencing berdarah bisa menjadi salah satu gejala awal kanker, terutama kanker kandung kemih atau prostat. Biasanya tak disertai rasa sakit, tapi darah dalam urine dapat muncul secara berkala.

5. Cedera pada Saluran Kemih

Cedera fisik akibat kecelakaan atau aktivitas berat dapat merusak ginjal, ureter, atau kandung kemih dan menyebabkan hematuria.

6. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat, seperti pengencer darah (misalnya warfarin), aspirin, atau antibiotik tertentu dapat menyebabkan darah keluar bersama urine, terutama jika ginjal sensitif terhadap efek obat.

7. Olahraga Berat

Meskipun jarang, olahraga intens seperti lari jarak jauh bisa menyebabkan hematuria. Kondisi ini dikenal dengan istilah “hematuria pelari,” dan biasanya tidak berbahaya.

Baca Juga: 5 Tanda Inflamasi yang Perlu Diwaspadai

Gejala Kencing Berdarah Lain yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi seorang pria melakukan pemeriksaan kencing berdarah. Foto: Shutterstock

Selain adanya darah dalam urine, kencing berdarah pada pria juga bisa disertai gejala lain yang menunjukkan kondisi medis yang lebih serius, antara lain:

  1. Nyeri saat buang air kecil

  2. Nyeri di perut bagian bawah atau punggung

  3. Demam dan menggigil (tanda infeksi)

  4. Sering buang air kecil atau sulit menahan kencing

  5. Rasa tidak tuntas saat buang air kecil

  6. Penurunan berat badan tanpa sebab

Jika kamu mengalami satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

(NDA)