8 Ciri-ciri Tensi Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seseorang dengan ciri-ciri tensi tinggi atau hipertensi bisa dilihat dari tekanan darahnya. Jika berada di angka 130/90 mmHg, orang tersebut dapat dikatakan mengidap hipertensi.
Lalu, apabila tekanan darah terus berada di angka 140/90 mmHg atau bahkan lebih, hipertensi bisa dikatakan sudah dalam tahap yang serius dan membutuhkan perhatian medis.
Hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Oleh karena itu, jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal jika tidak dikontrol.
Ciri-ciri Tensi Tinggi
Selain diukur dari tekanan darahnya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang dengan tensi tinggi juga biasanya akan merasakan beberapa ciri-ciri berikut:
1. Sakit Kepala atau Pusing
Tensi tinggi bisa menyebabkan sakit kepala yang terasa di bagian belakang kepala atau di sekitar dahi. Biasanya, sakit kepala ini lebih terasa saat bangun tidur di pagi hari.
2. Pandangan Kabur atau Berkunang-Kunang
Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah di mata dan menyebabkan penglihatan buram atau munculnya titik hitam di penglihatan.
3. Sesak Napas
Hipertensi yang tidak terkontrol dapat memengaruhi jantung dan paru-paru serta menyebabkan kesulitan bernapas meskipun tidak sedang beraktivitas berat.
4. Nyeri Dada
Tekanan darah tinggi bisa membuat jantung bekerja lebih keras yang kadang-kadang menimbulkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan di dada. Jika disertai dengan sesak napas, ini bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius seperti serangan jantung.
5. Wajah Memerah dan Terasa Panas
Beberapa penderita hipertensi mengalami wajah yang tampak merah atau terasa panas, terutama setelah beraktivitas berat atau mengonsumsi makanan tinggi garam.
6. Detak Jantung Tidak Teratur
Hipertensi dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat atau tidak beraturan yang dikenal sebagai aritmia.
7. Mudah Lelah atau Lemas
Ketika tekanan darah tinggi, aliran darah ke otot dan otak bisa terganggu dan menyebabkan tubuh lebih cepat merasa lelah.
8. Telinga Berdenging (Tinnitus)
Beberapa penderita tekanan darah tinggi melaporkan telinga berdenging atau terasa penuh akibat tekanan darah yang meningkat.
Baca Juga: Kuku Orang Sakit Jantung, Ini 5 Ciri-cirinya
Penyebab Tensi Tinggi
Dikutip dari laman WebMD, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi antara lain:
Pola makan tidak sehat. Terlalu banyak mengonsumsi garam, makanan berlemak, dan makanan olahan.
Kurang aktivitas fisik. Gaya hidup yang kurang aktif meningkatkan risiko hipertensi.
Stres berlebihan. Stres dapat meningkatkan tekanan darah secara sementara dan bisa menjadi kronis jika tidak dikelola dengan baik.
Obesitas. Berat badan berlebih membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah.
Merokok dan alkohol. Nikotin dan alkohol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
Riwayat keluarga. Jika ada anggota keluarga yang memiliki hipertensi, risiko seseorang untuk mengalami kondisi ini juga lebih tinggi.
(NDA)
