8 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita ISPA

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Infeksi saluran pernapasan akut atau yang lebih dikenal dengan ISPA bisa menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga dewasa. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala seperti batuk, pilek, hingga demam.
Meski terlihat ringan, ISPA perlu ditangani secara tepat agar tak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Salah satu aspek penting dalam penyembuhan yang sering kali terabaikan adalah jenis makan.
Pasalnya, mengonsumsi makanan tertentu justru dapat berdampak negatif pada sistem pernapasan dan fungsi paru-paru. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dihindari selama menderita ISPA.
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita ISPA
Saat berhadapan dengan infeksi pernapasan, makanan tertentu dapat memperburuk gejala atau menghambat pemulihan. Mengutip laman Healthline dan sumber lainnya, berikut beberapa makanan yang harus dihindari penderita ISPA.
1. Makanan Manis dan Gula Berlebih
Makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi, seperti permen, kue, biskuit, dan makanan manis lainnya, sebaiknya dihindari saat sedang mengalami ISPA. Gula berlebih dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan peradangan pada jaringan yang terinfeksi.
Sebagai alternatif yang lebih sehat, pilihlah buah-buahan segar yang kaya vitamin dan mineral alami. Selain menyegarkan, buah juga membantu mempercepat pemulihan.
2. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi dan jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menambah beban pada sistem pernapasan. Lemak jenuh juga bisa memperparah peradangan dan menghambat pemulihan ISPA.
3. Makanan Tinggi Garam
Garam memang dapat memperkuat rasa makanan, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan bisa menyebabkan retensi cairan dalam tubuh. Hal ini dapat memperburuk gejala sesak napas, terutama pada penderita masalah pernapasan.
4. Minuman Berkafein dan Beralkohol
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman berenergi, tidak disarankan selama sakit ISPA. Kafein dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan denyut jantung dan justru menimbulkan rasa tak nyaman.
Sementara itu, konsumsi alkohol bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memperparah dehidrasi sehingga tubuh lebih sulit melawan infeksi.
Baca Juga: 6 Makanan Penyebab Asam Urat yang Perlu Dibatasi
5. Produk Susu
Sebagian orang merasakan peningkatan produksi lendir setelah mengonsumsi produk olahan susu seperti susu sapi, keju, atau yogurt. Lendir yang semakin kental bisa menyumbat saluran napas dan memperburuk batuk serta sesak napas.
6. Daging Olahan
Makanan seperti sosis, bacon, dan daging asap mengandung bahan pengawet serta garam tinggi yang dapat memicu peradangan. Kandungan ini juga memberi tekanan tambahan pada paru-paru sehingga memperburuk kondisi pernapasan penderita ISPA.
7. Produk Tepung Olahan
Makanan yang terbuat dari tepung olahan, seperti roti tawar, pasta, kue, dan biskuit, cenderung minim nutrisi. Konsumsi berlebih bisa menyebabkan peradangan dan tidak mendukung pemulihan sistem pernapasan secara optimal.
8. Makanan Pedas
Meski makanan pedas dapat memberi sensasi hangat, makanan ini bisa mengiritasi tenggorokan dan memperparah batuk bagi yang sedang menderita ISPA.
(SA)
