6 Makanan Penyebab Asam Urat yang Perlu Dibatasi

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asam urat adalah kondisi yang terjadi akibat penumpukan kristal urat di persendian. Hal ini disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah, dan salah satu faktor utamanya adalah pola makan yang tidak sehat.
Jika Anda memiliki riwayat asam urat atau ingin mencegahnya sejak dini, penting untuk mengenali makanan penyebab asam urat dan membatasi konsumsinya. Lalu, apa saja makanan yang dapat menyebabkan asam urat tinggi?
Artikel ini akan membahas secara lengkap daftar makanan tinggi purin, serta cara menjaga pola makan agar kadar asam urat tetap stabil.
Makanan Penyebab Asam Urat
Dikutip dari Mayo Clinic, beberapa jenis makanan mengandung purin tinggi, yaitu zat yang saat dipecah oleh tubuh akan menghasilkan asam urat. Ketika purin dipecah di dalam tubuh, hasil akhirnya adalah asam urat.
Dalam jumlah normal, asam urat akan dibuang melalui ginjal. Namun jika produksinya terlalu banyak atau ginjal tak mampu mengeluarkannya secara efisien, terjadilah penumpukan dan peradangan pada sendi yang disebut gout (asam urat).
Dengan begitu, mengetahui dan menghindari makanan penyebab asam urat adalah langkah penting dalam pengelolaan penyakit ini. Berikut daftar makanannya sebagaimana diberitahukan Arthritis Foundation.
1. Jeroan
Jeroan seperti hati, ginjal, usus, dan otak adalah makanan yang sangat tinggi purin. Mengonsumsi jeroan secara rutin dapat dengan cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Oleh karena itu, penderita asam urat sebaiknya benar-benar menghindari jenis makanan ini.
2. Daging Merah
Daging sapi, kambing, dan domba memang lezat, tetapi kandungan purinnya cukup tinggi. Terlalu sering mengonsumsi daging merah, terutama dalam jumlah besar bisa memicu kekambuhan pada penderita asam urat. Sebaiknya batasi konsumsi daging merah tak lebih dari 2–3 kali seminggu.
3. Makanan Laut
Ikan teri, sarden, kerang, udang, dan kepiting termasuk seafood yang kaya akan purin. Walau mengandung omega-3, bagi penderita asam urat sebaiknya makanan laut ini dikonsumsi dengan sangat hati-hati atau bahkan dihindari.
Baca Juga: 7 Ciri-ciri Asam Urat yang Jarang Disadari Para Penderitanya
4. Daging Olahan
Sosis, kornet, dan daging asap juga mengandung purin tinggi dan bahan pengawet yang bisa memperberat kerja ginjal. Selain itu, makanan ini sering kali tinggi garam dan lemak jenuh yang kurang baik bagi kesehatan secara keseluruhan.
5. Minuman Beralkohol
Alkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat dan menghambat pengeluarannya oleh ginjal. Itulah sebabnya alkohol termasuk pantangan bagi penderita gout.
6. Minuman Manis dan Gula Fruktosa
Minuman bersoda, jus dalam kemasan, atau minuman energi mengandung fruktosa yang dapat merangsang produksi asam urat. Meski bukan sumber purin, mengonsumsi gula berlebih bisa memperparah gejala gout dan sebaiknya dibatasi.
(NDA)
