Konten dari Pengguna

7 Ciri-ciri Asam Urat yang Jarang Disadari Para Penderitanya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gejala asam urat. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gejala asam urat. Foto: Unsplash.com

Asam urat merupakan kondisi kesehatan yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi dan menyebabkan kristal-kristal menumpuk di persendian.

Gejala khas dari penyakit ini biasanya berupa nyeri sendi yang mendadak, bengkak, dan kemerahan. Namun, ada pula ciri-ciri asam urat yang jarang disadari dan sering kali diabaikan.

Banyak orang baru menyadari bahwa mereka menderita asam urat setelah mengalami serangan yang parah. Untuk mengetahui ciri-ciri asam urat sedini mungkin, simak penjelasannya dalam uraian ini.

Ciri-ciri Asam Urat yang Jarang Disadari

Ilustrasi gejala asam urat. Foto: Unsplash.com

Gejala asam urat sering kali muncul secara tiba-tiba, akibat dari proses akumulasi kristal yang bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa disadari.

Oleh karena itu, jika terlambat mengatasi asam urat, penderita bisa mengalami peradangan dan rasa sakit yang sangat menyiksa di bagian persendian.

Dirangkum dari WebMD dan Mayo Clinic, berikut beberapa gejala atau ciri-ciri asam urat yang jarang disadari dan sering terabaikan:

1. Nyeri Sendi Ringan dan Sesaat

Sebelum muncul serangan asam urat yang hebat, biasanya akan terasa nyeri ringan yang muncul dan hilang di bagian persendian, terutama pada jempol kaki, pergelangan tangan, atau lutut. Karena tak berlangsung lama, banyak orang mengira itu hanya akibat kelelahan atau cedera ringan.

2. Sendi Terasa Kaku di Pagi Hari

Rasa kaku pada sendi ketika baru bangun tidur bisa menjadi gejala awal asam urat. Biasanya, kekakuan ini hilang setelah tubuh bergerak sehingga sering dianggap remeh atau dikaitkan dengan penuaan.

3. Kesemutan atau Mati Rasa di Sekitar Sendi

Beberapa penderita asam urat melaporkan adanya sensasi kesemutan atau mati rasa di area sendi yang terdampak. Ini terjadi akibat peradangan yang menekan saraf di sekitar sendi.

4. Kulit di Sekitar Sendi Terasa Gatal

Sebelum serangan akut, kulit di sekitar sendi bisa terasa gatal atau tampak mengilap. Hal ini bisa disebabkan oleh peningkatan suhu lokal akibat peradangan ringan.

Baca Juga: 6 Perbedaan Asam Urat dan Rematik, Apa Saja?

5. Demam Ringan

Pada beberapa kasus, serangan asam urat yang tak terlalu parah bisa disertai demam ringan. Kondisi ini biasanya tak dianggap serius, tetapi jika berulang dan disertai nyeri sendi, sebaiknya diperiksakan.

6. Lemas Tanpa Sebab Jelas

Akumulasi kristal asam urat di sendi dapat menyebabkan tubuh bekerja lebih keras untuk memulihkan peradangan. Akibatnya, penderita bisa merasa lelah atau tak bertenaga walau cukup istirahat.

7. Perubahan Warna Kulit di Area Sendi

Terkadang kulit di sekitar sendi bisa berubah warna menjadi agak keunguan atau gelap. Ini bukan memar, melainkan respons tubuh terhadap peradangan kronis yang belum menimbulkan nyeri hebat.

(NDA)