8 Penyebab Ingus Berdarah yang Paling Umum

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ingus berdarah, atau yang dikenal sebagai epistaksis, sering kali membuat khawatir. Kondisi ini terjadi ketika darah bercampur dengan lendir yang keluar dari hidung.
Meskipun biasanya bukan kondisi berbahaya, ingus berdarah bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu pada sistem saluran pernapasan.
Oleh karena itu, untuk bisa menanganinya dengan tepat, penting untuk mengetahui penyebab ingus berdarah. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya di bawah ini.
Penyebab Ingus Berdarah
Berdasarkan informasi yang dituliskan dalam buku Tanda Bahaya dari Tubuh karangan Dwi Senar Prasetyono, penyebab ingus berdarah umumnya terjadi karena beberapa hal berikut:
1. Udara Kering dan Iritasi Hidung
Udara yang terlalu kering, terutama saat cuaca dingin atau ruangan ber-AC, bisa menyebabkan lapisan dalam hidung menjadi kering dan rentan pecah. Akibatnya, pembuluh darah kecil di dalam hidung bisa mudah pecah saat mengeluarkan ingus atau bersin.
2. Infeksi Saluran Pernapasan
Pilek, flu, atau sinusitis bisa menyebabkan peradangan di hidung. Saat hidung tersumbat, orang cenderung membuang ingus dengan keras yang bisa membuat pembuluh darah di hidung pecah.
3. Kebiasaan Mengorek Hidung
Mengorek hidung terlalu sering atau dengan kuku yang tajam bisa melukai lapisan dalam hidung dan menyebabkan perdarahan ringan.
4. Trauma atau Cedera Hidung
Pukulan di hidung, kecelakaan, atau tindakan medis seperti pemasangan selang oksigen bisa menyebabkan ingus bercampur darah.
5. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi (hipertensi) bisa membuat pembuluh darah di hidung lebih rentan pecah, terutama jika seseorang sering mengalami mimisan.
6. Penggunaan Obat Tertentu
Beberapa obat, seperti pengencer darah (antikoagulan) atau obat semprot hidung yang digunakan berlebihan bisa menyebabkan perdarahan di hidung.
7. Alergi dan Reaksi Terhadap Polusi Udara
Alergi yang menyebabkan hidung terus-menerus tersumbat dan bersin juga bisa membuat pembuluh darah di hidung pecah. Selain itu, paparan polusi udara atau bahan kimia bisa mengiritasi hidung dan menyebabkan ingus berdarah.
8. Gangguan Pembekuan Darah
Kondisi medis tertentu, seperti hemofilia atau trombositopenia (kekurangan trombosit), bisa menyebabkan hidung mudah berdarah.
Baca Juga: Organ Pernapasan Manusia dan Fungsinya Masing-masing
Cara Mengatasi Ingus Berdarah
Jika Anda mengalami ingus berdarah, menurut Medical News Today, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghentikannya:
Duduk tegak dan sedikit condong ke depan untuk mencegah darah mengalir ke tenggorokan.
Jepit hidung selama 10—15 menit dengan ibu jari dan jari telunjuk untuk membantu menghentikan perdarahan.
Kompres dingin di pangkal hidung untuk membantu menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi perdarahan.
Jangan membuang ingus terlalu keras setelah perdarahan berhenti agar tidak memicu perdarahan kembali.
Gunakan semprotan saline atau pelembap udara untuk menjaga kelembapan hidung.
Jika perdarahan tidak berhenti atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter.
(NDA)
