8 Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan yang Cukup Umum

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasa sakit di tenggorokan saat menelan merupakan keluhan yang cukup umum dan bisa dialami siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama ketika makan, minum, atau berbicara.
Penyebab tenggorokan sakit saat menelan bisa beragam, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi medis yang lebih serius. Untuk memahami lebih lanjut penyebab dan cara mengatasinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan
Sakit tenggorokan saat menelan adalah kondisi ketika seseorang merasakan nyeri, perih, atau tak nyaman saat makanan, minuman, atau bahkan air liur melewati tenggorokan.
Sensasi ini bisa terasa di area leher depan, belakang mulut, atau di sekitar amandel. Berikut beberapa penyebab umum dari tenggorokan yang terasa sakit saat menelan:
1. Faringitis (Radang Tenggorokan)
Radang tenggorokan atau faringitis adalah peradangan pada faring (bagian belakang tenggorokan) yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Gejala lain yang mungkin dirasakan, yakni tenggorokan terasa kering dan gatal, demam, batuk, serta hidung tersumbat.
2. Tonsilitis (Radang Amandel)
Tonsilitis adalah infeksi dan peradangan pada amandel, dua kelenjar kecil di belakang tenggorokan. Amandel yang bengkak bisa membuat menelan menjadi sangat nyeri. Ciri-cirinya, amandel membesar dan memerah, terdapat bercak putih pada amandel, demam, serta bau mulut.
3. Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Infeksi seperti flu, pilek, atau bronkitis dapat menyebabkan tenggorokan terasa nyeri saat menelan karena iritasi yang menyebar ke bagian tenggorokan.
4. Iritasi atau Cedera
Konsumsi makanan yang terlalu panas, keras, atau pedas dapat menyebabkan iritasi atau luka kecil di tenggorokan yang membuat aktivitas menelan menjadi menyakitkan.
Penyebab lainnya, yakni akibat paparan asap rokok, polusi udara, berteriak terlalu keras, atau berbicara dalam waktu lama.
Baca Juga: 9 Cara Mengobati Radang Tenggorokan dengan Cepat dan Efektif
5. Refluks Asam Lambung (GERD)
Asam lambung yang naik ke tenggorokan (esofagus) bisa menyebabkan iritasi kronis, terutama jika tak segera ditangani. Ciri-ciri GERD biasanya berupa rasa panas di dada (heartburn), regurgitasi (makanan naik kembali ke tenggorokan), dan suara serak di pagi hari.
6. Alergi
Alergi terhadap debu, serbuk sari, atau makanan tertentu bisa menyebabkan tenggorokan gatal dan nyeri saat menelan, meski tak disertai demam.
7. Abses Peritonsil
Ini adalah infeksi serius yang terjadi di sekitar amandel dan menyebabkan pembengkakan parah. Sakit tenggorokan akan terasa sangat hebat di satu sisi dan bisa mengganggu pernapasan.
8. Tumor Tenggorokan atau Leher
Walau jarang, kanker tenggorokan atau tumor di sekitar area leher dapat menyebabkan kesulitan dan rasa sakit saat menelan. Gejala ini biasanya berlangsung lama dan disertai penurunan berat badan tanpa sebab.
(NDA)
