Konten dari Pengguna

Apa Arti Telinga Berdenging Menurut Islam?

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 4 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa arti telinga berdenging menurut Islam? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa arti telinga berdenging menurut Islam? Foto: Unsplash

Ada banyak perspektif yang dapat dilihat dari telinga berdenging, mulai dari Primbon Jawa, Islam, hingga kesehatan. Jika dijabarkan lebih lanjut, telinga berdenging menurut Islam menjadi suatu tanda untuk umatnya segera menunaikan ibadah salat.

Sementara itu, Primbon Jawa menyebutkan bahwa telinga berdenging merupakan tanda bahwa akan ada kejadian-kejadian baik maupun buruk. Umumnya, primbon Jawa melengkapi prediksi tersebut dengan waktu-waktunya. Misalnya, telinga kanan berdenging di pukul 01.00 hingga 02.00, pertanda bahwa akan ada pesta besar.

Pernyataan tersebut juga diungkapkan dalam buku Tafsir 1672 Mimpi (Tengok Arti Mimpimu) oleh D. Raditya yang menjelaskan bahwa tradisi Jawa percaya bahwa telinga berdenging dianggap memiliki makna, firasat, atau pertanda akan adanya suatu kejadian atau keadaan tertentu.

Meski demikian, telinga berdenging tetap menimbulkan gejala-gejala yang menyakitkan untuk beberapa orang, seperti rasa perih di area telinga, bahkan tak jarang disertai dengan sakit kepala yang hebat.

Apabila dilihat dari sisi medis, hal ini terjadi karena gendang telinga menerima suara dengan frekuensi yang cukup tinggi. Jika frekuensi gelombang suara yang diterima lebih tinggi, bukan tidak mungkin telinga akan mengalami kerusakan.

Ingin tahu bagaimana perspektif Islam tentang telinga berdenging? Simak informasi selengkapnya pada ulasan artikel di bawah ini.

Telinga Berdenging Menurut Islam

Penjelasan telinga berdenging menurut Islam. Foto: Unsplash

Dalam Islam, makna telinga berdenging bisa diartikan sebagai tanda bahwa Nabi Muhammad SAW sedang menyebut nama kita. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melafalkan doa tertentu ketika sedang mengalaminya.

Pernyataan ini terdapat di dalam kitab Azizi Ala Jami'ush Shaghir. Berdasarkan kitab tersebut, Rasulullah mengajak umatnya untuk melaksanakan salat tepat waktu jika mendengar bunyi 'nging' di telinganya.

Supaya lebih jelas, berikut adalah arti telinga berdenging menurut agama Islam.

1. Anjuran untuk membaca salawat

"Jika telinga salah seorang di antara kalian berdengung, maka hendaknya ia mengingatku (Rasulullah SAW), membaca salawat kepadaku, dan mengucapakan: Dzakarallahu man dzakarani bi khairin (Semoga Allah SWT mengingat orang yang mengingatku dengan kebaikan)”. (H.R. al-Hakim, Ibn as-Sunni, at-Thabarani).

Artinya, telinga berdenging di sebelah kanan menjadi pertanda bahwa Allah sedang memberikan peringatan kepada umatnya untuk tetap melaksanakan tugasnya, yaitu salat dan membaca selawat.

2. Terpilih untuk masuk ke dalam perkumpulan tertinggi

"Imam al-Munawi berkata, sesungguhnya telinga itu berdengung hanya ketika datang berita baik ke ruh, bahwa Rasulullah SAW telah menyebutkan orang (pemilik telinga yang berdengung) tersebut dengan kebaikan di al-Mala’ al-A’la (majlis tertinggi) di alam ruh." (‘Ali al-‘Azizi dalam kitab as-Siraj al-Munir).

Arti lainnya dari telinga berdenging yakni pertanda bahwa ada yang ingin mengajak kamu untuk masuk ke dalam suatu perkumpulan tertinggi. Jika kondisi tersebut yang terjadi, kamu disarankan untuk segera salat agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Hadist dan Doa Ketika Telinga Berdenging

Meski telinga berdenging bisa saja disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, tetap saja ada yang percaya bahwa kondisi ini memang terjadi sebagai pertanda bahwa Allah sedang memperingati hamba-Nya atau memberikan rasa syukur kepada hamba-Nya.

Adapun beberapa doa atau hadis yang dapat dipanjatkan oleh sebagian orang untuk menghilangkan rasa denging tersebut. Dengan hadits dan doa yang dipanjatkan, umat Islam percaya bahwa telinganya tidak akan terasa berdengung lagi.

Lantas, apa saja doa-doa dan hadis yang dapat dibacakan langsung oleh umat Islam untuk menghilangkan telinga berdenging tersebut? Berikut informasinya.

“Apabila telinga seseorang di antara kalian berdenging, hendaklah mengingat dan membaca selawat untukku, dan hendaknya pula ia mengucapkan: Semoga Allah SWT menyebut dengan baik orang yang membicarakan diriku.” (HR. Ibnu Sini 165)

Tidak hanya itu, ada juga doa lainnya yang dikutip dari buku 300 Doa dan Dzikir Pilihan karangan Hafiah LC, dkk.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ذَكَرَهُ اللهُ مَنْ ذَكَرَنِيْ بِخَيْرٍ

Allâhumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin, dzakarahullaahu man dzakaranii bikhair.

Artinya: "Tuhanku, berilah selawat dan sejahtera atas sayyidina Muhammad dan atas keluarga sayyidina muhammad. Semoga Allah menyebut dengan rahmat orang yang menyebutku dengan kebaikan."

Baca Juga: Tulisan Astagfirullahaladzim dan Keutamaan Membacanya

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang harus dilakukan ketika telinga berdenging menurut Islam?
chevron-down

"Jika telinga salah seorang di antara kalian berdengung, maka hendaknya ia mengingatku (Rasulullah SAW), membaca salawat kepadaku, dan mengucapakan: Dzakarallahu man dzakarani bi khairin (Semoga Allah SWT mengingat orang yang mengingatku dengan kebaikan)”. (H.R. al-Hakim, Ibn as-Sunni, at-Thabarani).

Pertanda apakah telinga berdenging?
chevron-down

Primbon Jawa menyebutkan bahwa telinga berdenging merupakan tanda bahwa akan ada kejadian-kejadian baik maupun buruk. Umumnya, primbon Jawa melengkapi prediksi tersebut dengan waktu-waktunya. Misalnya, telinga kanan berdenging di pukul 01.00 hingga 02.00, pertanda bahwa akan ada pesta besar.

Apa arti dari telinga berdenging menurut Islam?
chevron-down

Dalam Islam, makna telinga berdenging bisa diartikan sebagai tanda bahwa Nabi Muhammad SAW sedang menyebut nama kita. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melafalkan doa tertentu ketika sedang mengalaminya.