Konten dari Pengguna

Apa Itu Obat Generik? Ini Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi obat generik. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat generik. Foto: Unsplash.com

Saat membeli obat di apotek atau rumah sakit, Anda mungkin sering ditawari obat generik sebagai alternatif dari obat bermerek. Namun, apa itu obat generik?

Untuk membantu Anda lebih memahami apa itu obat generik, manfaat, serta bagaimana kualitasnya dibandingkan dengan obat bermerek, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Obat Generik?

Ilustrasi obat generik. Foto: Unsplash

Mengutip BPOM RI, Obat generik adalah obat yang memiliki kandungan zat aktif yang sama dengan obat bermerek, tetapi dijual dengan nama umum atau nama zat aktifnya.

Obat ini diproduksi setelah paten dari obat bermerek habis sehingga perusahaan farmasi lain diperbolehkan membuat versi generiknya. Oleh karena itu, harga obat generik biasanya lebih murah.

Kendati begitu, obat generik harus memenuhi standar mutu, keamanan, dan efektivitas yang telah ditetapkan oleh badan regulasi obat seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia atau Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat.

Dengan kata lain, obat generik memiliki khasiat yang setara dengan obat bermerek, hanya saja tanpa label dagang yang mahal.

Baca Juga: 4 Perbedaan Paracetamol dan Ibuprofen, Mana yang Lebih Efektif?

Jenis-jenis Obat Generik

Ilustrasi obat generik. Foto: Unsplash

Dijelaskan Food and Drug Administration (FDA) bahwa obat generik dalam dunia farmasi terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

1. Obat Generik Berlogo (OGB)

Obat generik berlogo adalah obat yang dijual menggunakan nama zat aktifnya dan memiliki logo khusus, biasanya berupa lingkaran hijau dengan tulisan "Generik."

Obat ini disubsidi pemerintah dan sering digunakan dalam program jaminan kesehatan nasional. Contohnya, parasetamol generik dan amoksisilin generik.

2. Obat Generik Bermerek

Obat generik bermerek adalah obat generik yang dijual dengan nama merek dagang tertentu, meskipun zat aktifnya sama dengan obat generik biasa.

Harganya pun sedikit lebih tinggi dibanding OGB karena perusahaan melakukan branding. Contohnya, Amoxan® (amoksisilin) dan Sanmol® (parasetamol).

Keduanya memiliki efektivitas yang sama sehingga pilihan penggunaan biasanya disesuaikan dengan ketersediaan atau preferensi pasien.

Manfaat Obat Generik

Ilustrasi obat generik. Foto: Unsplash

Ada beberapa alasan mengapa obat generik menjadi pilihan utama di banyak negara, termasuk Indonesia. Alasan tersebut, di antaranya sebagai berikut:

  • Harga lebih terjangkau. Karena tak perlu mengeluarkan biaya untuk riset, pengembangan, atau pemasaran seperti obat bermerek, harga obat generik bisa jauh lebih murah.

  • Ketersediaan yang luas. Obat generik tersedia untuk berbagai macam kondisi kesehatan, mulai dari penghilang rasa sakit hingga pengobatan penyakit kronis.

  • Efektivitas yang terjamin. Obat generik wajib melalui uji bioekivalensi untuk memastikan bahwa obat tersebut bekerja sama efektifnya dengan obat bermerek.

Melalui penggunaan obat generik, masyarakat dapat menghemat biaya kesehatan tanpa mengorbankan kualitas pengobatan.

(NDA)