Apa Itu Vasektomi? Ini Pengertian, Prosedur, dan Manfaatnya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi pasangan suami istri yang sudah yakin tidak ingin menambah anak lagi, menggunakan vasektomi bisa menjadi solusi praktis dan efektif. Apa itu vasektomi?
Untuk memahami secara mendalam apa itu vasektomi, bagaimana prosedurnya, serta apa saja manfaat dan risikonya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Vasektomi?
Mengutip informasi WebMD, vasektomi adalah salah satu alat kontrasepsi untuk pria yang bertujuan untuk mencegah kehamilan secara permanen.
Prosedur ini dilakukan dengan memotong atau menutup saluran sperma (vas deferens) sehingga sperma tidak lagi bercampur dengan air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi.
Vasektomi termasuk metode kontrasepsi yang sangat efektif dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99 persen. Pria juga tetap dapat orgasme dan ejakulasi seperti biasa setelah vasektomi.
Baca Juga: Apakah Kondom Bisa Bocor? Ini Penjelasannya
Prosedur Vasektomi
Dengan vasektomi, cairan mani pria tak lagi mengandung sperma sehingga tak bisa menyebabkan kehamilan. Adapun prosedur vasektomi yang bisa dipilih, di antaranya:
1. Vasektomi Konvensional
Dalam prosedur ini, dokter membuat satu atau dua sayatan kecil di skrotum untuk mengakses vas deferens, lalu memotong dan mengikat atau membakar bagian tersebut sebelum menutup luka.
2. Vasektomi Tanpa Pisau (No-Scalpel Vasectomy)
Metode ini menggunakan alat khusus untuk membuat lubang kecil di kulit skrotum, tanpa sayatan besar. Teknik ini biasanya menghasilkan lebih sedikit rasa sakit dan waktu pemulihan lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Kedua prosedur ini biasanya membutuhkan waktu selama 15–30 menit dan bisa dilakukan dengan anestesi lokal sehingga pasien tetap sadar tetapi tidak merasakan sakit.
Manfaat Vasektomi
Jika sudah yakin tidak ingin memiliki anak lagi, vasektomi bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Berikut beberapa manfaat yang membuat vasektomi menjadi pilihan populer bagi banyak pasangan:
Efektivitas tinggi: Vasektomi memiliki tingkat keberhasilan mendekati 100% dalam mencegah kehamilan.
Prosedur sederhana: Waktu prosedur cepat dan minim komplikasi.
Tak mengganggu kehidupan seksual: Vasektomi tak memengaruhi kemampuan pria untuk mencapai ereksi, orgasme, atau hasrat seksual.
Bebas hormonal: Tak seperti metode kontrasepsi hormonal yang bisa memengaruhi keseimbangan tubuh, vasektomi tidak melibatkan perubahan hormon.
Risiko Vasektomi
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerangkan bahwa meskipun tergolong aman, vasektomi tetap memiliki beberapa risiko kecil, seperti:
Infeksi pada area operasi.
Pembengkakan atau memar di skrotum.
Rasa nyeri jangka pendek setelah prosedur.
Kemungkinan kegagalan kecil ketika saluran sperma bisa tersambung kembali secara alami.
Selain itu, vasektomi sebaiknya dianggap sebagai metode permanen meskipun prosedur untuk membalikkan vasektomi (reversal) tersedia. Namun, reversal tak selalu berhasil dan biayanya cukup mahal.
Karena itu, sangat penting untuk benar-benar yakin sebelum menjalani vasektomi. Diskusi terbuka dengan pasangan dan konsultasi dengan dokter adalah langkah yang bijaksana.
(NDA)
