Konten dari Pengguna

Apakah Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penderita diabetes. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penderita diabetes. Foto: Unsplash.com

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang bisa dialami berbagai usia. Di Indonesia sendiri, angka penderita diabetes terus meningkat setiap tahunnya.

Lalu, apakah diabetes bisa sembuh? Jawaban atas pertanyaan ini tidak sesederhana “ya” atau “tidak”, karena bergantung pada jenis diabetes, gaya hidup, dan faktor kesehatan lainnya.

Untuk mengetahui apakah penyakit diabetes bisa disembuhkan atau tidak, simak penjelasan lengkapnya dalam uraian Artikel Kesehatan di bawah ini hingga tuntas.

Apakah Diabetes Bisa Sembuh?

Ilustrasi penderita diabetes. Foto: Unsplash

Merujuk WebMD, diabetes adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup atau tidak mampu menggunakan insulin secara efektif.

Insulin sendiri merupakan hormon yang mengatur kadar gula darah. Ketika insulin terganggu, kadar gula dalam darah meningkat dan menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya jika tidak dikendalikan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerangkan bahwa diabetes belum memiliki obat yang benar-benar menyembuhkan secara total. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, penderita diabetes bisa menjalani hidup normal dan sehat.

Penelitian untuk menyembuhkan diabetes pun masih terus dilakukan di seluruh dunia. Beberapa pendekatan baru sedang dikembangkan, seperti terapi gen, transplantasi sel pankreas, hingga teknologi pankreas buatan.

Di sisi lain, pendekatan diet ekstrem seperti Very Low-Calorie Diet (VLCD) telah menunjukkan hasil menjanjikan dalam memicu remisi diabetes tipe 2. Namun, metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus diawasi oleh profesional medis.

Baca Juga: Gejala Diabetes Tipe 5 yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Jenis-jenis Diabetes

Ilustrasi penderita diabetes. Foto: Unsplash.com

Berikut jenis-jenis diabetes dan kemungkinannya untuk sembuh sebagaimana diterangkan dalam Centers for Disease Control and Prevention:

1. Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Biasanya, diabetes tipe 1 muncul sejak usia muda.

Karena kerusakan pada pankreas bersifat permanen, diabetes tipe 1 tak bisa disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan dengan terapi insulin seumur hidup.

2. Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah bentuk yang paling umum. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kombinasi gaya hidup tak sehat, kelebihan berat badan, dan resistensi insulin.

Kabar baiknya, diabetes tipe 2 bisa dikendalikan, bahkan dalam beberapa kasus bisa mengalami remisi. Remisi bukan berarti sembuh total, tetapi kadar gula darah kembali normal tanpa perlu mengonsumsi obat dalam jangka waktu lama.

Namun, remisi hanya bisa dicapai jika penderita melakukan perubahan besar pada gaya hidup, seperti diet sehat, olahraga rutin, dan menurunkan berat badan secara signifikan.

3. Diabetes Gestasional

Jenis ini terjadi pada ibu hamil dan biasanya menghilang setelah melahirkan. Namun, wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari. Dengan pengelolaan yang tepat, kondisi ini bisa sembuh, tetapi tetap memerlukan pemantauan setelah persalinan.

Cara Mengendalikan Diabetes

Ilustrasi obat untuk penderita diabetes. Foto: Unsplash

Dijelaskan dalam buku 100 Questions & Answer Diabetes karangan Srikandi Waluyo, beberapa metode yang sangat efektif dalam mengendalikan diabetes, antara lain:

  1. Pola makan sehat: Kurangi asupan gula sederhana, konsumsi serat, buah, dan sayur.

  2. Olahraga teratur: Minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu.

  3. Pengendalian berat badan: Turunkan berat badan untuk meningkatkan sensitivitas insulin.

  4. Konsultasi rutin ke dokter: Pemeriksaan kadar gula darah dan evaluasi pengobatan secara berkala.

  5. Obat dan insulin: Sesuai resep dokter, untuk membantu mengatur kadar gula darah.

Penting untuk diingat bahwa kualitas hidup penderita diabetes sangat bergantung pada pengelolaan diri. Dengan kedisiplinan dan pemantauan yang baik, penderita bisa tetap sehat dan produktif seperti orang lain.

(NDA)