Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Apakah Kelenjar Getah Bening Berbahaya? Ini Penjelasannya
25 Maret 2025 10:44 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Dijelaskan dalam buku Sistem Kardiovaskuler: Keperawatan Dewasa oleh Nurhayati, kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem limfatik yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap infeksi.
Oleh karena itu, jika ada infeksi ringan pada tubuh, kelenjar getah bening bisa saja mengalami pembengkakan. Pembengkakan ini tidak selalu berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.
Namun, jika pembengkakan terjadi dalam waktu lama tanpa penyebab yang jelas, bisa jadi ini merupakan tanda penyakit serius. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar kelenjar getah bening, simak penjelasannya di bawah ini.
Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Merujuk buku Terapi Medipic: Medical Picture karangan Kukuh Praworo, pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
1. Infeksi Virus atau Bakteri
Infeksi adalah penyebab paling umum dari pembengkakan kelenjar getah bening. Dalam kasus ini, pembengkakan biasanya tak berbahaya dan akan mengecil setelah infeksi sembuh.
ADVERTISEMENT
2. Penyakit Autoimun
Beberapa penyakit autoimun yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, yaitu lupus dan rheumatoid arthritis. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat, sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan kelenjar getah bening.
3. Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)
Pembengkakan kelenjar getah bening yang terjadi tanpa sebab yang jelas, tidak nyeri, dan berlangsung lama bisa menjadi tanda limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Ada dua jenis limfoma yang perlu diwaspadai, yaitu:
Jika pembengkakan berlangsung lebih dari dua minggu, disertai penurunan berat badan drastis, demam berkepanjangan, atau keringat malam, segera periksakan ke dokter.
ADVERTISEMENT
4. Efek Samping Obat atau Vaksin
Beberapa obat tertentu dan vaksinasi juga bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening sebagai efek samping. Biasanya, kondisi ini tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.
Cara Mengatasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Tak semua pembengkakan kelenjar getah bening berbahaya. Namun, jika mengalaminya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening.
ADVERTISEMENT
(NDA)