news-card-video
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna

Apakah Kelenjar Getah Bening Berbahaya? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan
Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
25 Maret 2025 10:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kelenjar getah bening. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelenjar getah bening. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ketika tubuh mengalami infeksi atau penyakit tertentu, kelenjar getah bening bisa membengkak sebagai respons terhadap serangan virus atau bakteri. Lalu, apakah kelenjar getah bening berbahaya?
ADVERTISEMENT
Dijelaskan dalam buku Sistem Kardiovaskuler: Keperawatan Dewasa oleh Nurhayati, kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem limfatik yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap infeksi.
Oleh karena itu, jika ada infeksi ringan pada tubuh, kelenjar getah bening bisa saja mengalami pembengkakan. Pembengkakan ini tidak selalu berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.
Namun, jika pembengkakan terjadi dalam waktu lama tanpa penyebab yang jelas, bisa jadi ini merupakan tanda penyakit serius. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar kelenjar getah bening, simak penjelasannya di bawah ini.

Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Ilustrasi alami pembengkakan kelenjar getah bening. Foto: Shutterstock
Merujuk buku Terapi Medipic: Medical Picture karangan Kukuh Praworo, pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

1. Infeksi Virus atau Bakteri

Infeksi adalah penyebab paling umum dari pembengkakan kelenjar getah bening. Dalam kasus ini, pembengkakan biasanya tak berbahaya dan akan mengecil setelah infeksi sembuh.
ADVERTISEMENT

2. Penyakit Autoimun

Beberapa penyakit autoimun yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, yaitu lupus dan rheumatoid arthritis. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat, sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan kelenjar getah bening.

3. Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

Pembengkakan kelenjar getah bening yang terjadi tanpa sebab yang jelas, tidak nyeri, dan berlangsung lama bisa menjadi tanda limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Ada dua jenis limfoma yang perlu diwaspadai, yaitu:
Jika pembengkakan berlangsung lebih dari dua minggu, disertai penurunan berat badan drastis, demam berkepanjangan, atau keringat malam, segera periksakan ke dokter.
ADVERTISEMENT

4. Efek Samping Obat atau Vaksin

Beberapa obat tertentu dan vaksinasi juga bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening sebagai efek samping. Biasanya, kondisi ini tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.

Cara Mengatasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Ilustrasi alami pembengkakan kelenjar getah bening. Foto: Pexels
Tak semua pembengkakan kelenjar getah bening berbahaya. Namun, jika mengalaminya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening.
ADVERTISEMENT
(NDA)