Konten dari Pengguna

Apakah Pneumonia Menular? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyakit pneumonia. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit pneumonia. Foto: Pexels.com

Pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru-paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, atau kerusakan fisik paru. Gejala pneumonia dapat muncul dengan cara berbeda-beda pada setiap orang.

Namun umumnya penderita sering mengalami sesak napas, batuk berdahak, lemas, mual, muntah demam, hingga menggigil. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia, dari bayi, anak-anak hingga lanjut usia.

Karena gejalanya cukup berat, setiap orang perlu memahami apakah pneumonia bisa menular dari satu orang ke orang lain. Agar lebih jelas, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Apakah Pneumonia Menular?

Ilustrasi penyakit pneumonia. Foto: Pexels.com

Menular atau tidaknya pneumonia tergantung pada penyebab infeksinya. Pneumonia bisa menular dari satu orang ke orang lain, terutama jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Penularannya bisa terjadi melalui udara lewat droplet saat penderita batuk, bersin atau bahkan berbicara.

Jika seseorang menghirup droplet tersebut atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh hidung atau mulutnya, ia bisa tertular. Selain itu, pneumonia akibat jamur atau parasit juga perlu diwaspadai.

Untuk lebih memahami tentang penyakit pneumonia, berikut jenis pneumonia berdasarkan penyebabnya yang dikutip dari buku Pencegahan Primer Pneumonia pada Balita di Keluarga karya Era Neltia Sonartra dkk.

1. Pneumonia Bakteri

Pada kebanyakan kasus pneumonia yang parah, umumnya disebabkan oleh bakteri. Contoh bakteri penyebab pneumonia yang paling sering ditemukan adalah bakteri Streptococcus pneumonia (pneumococcus).

Selain itu, pneumonia juga bisa disebabkan oleh bakteri lain seperti Mycoplasma pneumoniae, Haemophilus influenza, Chlamydia pneumoniae, dan Legionella (penyakit Legionnaires).

2. Pneumonia Virus

Pneumonia virus menyebabkan gejala seperti flu dan lebih mungkin sembuh dengan sendirinya. Beberapa virus penyebab pneumonia jenis ini di antaranya influenza, rhinovirus, dan respiratory syncytial virus (RSV).

3. Pneumonia Jamur

Berbeda dengan virus dan bakteri, pneumonia yang disebabkan oleh jamur biasanya tak menular antar-manusia secara langsung. Jamur seperti Cryptococcus, Pneumocystis jirovecii, dan Coccidioides, lebih sering ditemukan di lingkungan tertentu, misalnya, tanah atau kotoran hewan.

Sementara itu, jenis pneumonia akibat jamur ini umumnya menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

4. Pneumoia Aspirasi

Infeksi pneumonia aspirasi dapat terjadi ketika makanan atau cairan secara tak sengaja terhirup ke dalam paru-paru. Benda asing yang masuk ke paru-paru dapat mengiritasi saluran udara dan jaringan paru-paru, dan meningkatkan kemungkinan infeksi bakteri.

Baca Juga: 8 Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan yang Cukup Umum

Cara Mencegah Penularan Pneumonia

Ilustrasi penyakit pneumonia. Foto: Pexels

Pencegahan pneumonia dapat dilakukan melalui beberapa cara yang cukup sederhana, antara lain:

1. Vaksinasi

Vaksin pneumokokus dan vaksin influenza terbukti mampu mencegah beberapa jenis pneumonia. Vaksin ini sangat disarankan untuk anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit kronis.

2. Menjaga Kebersihan Tangan

Pastikan selalu menjaga kebersihan tangan untuk mencegah penyebaran kuman masuk ke tubuh. Lindungi diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengenakan masker di tempat ramai, dan hindari menyentuh wajah.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Makan makanan bergizi, cukup tidur, dan olahraga teratur, dapat memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi.

(SA)