Konten dari Pengguna

Apakah Sinusitis Menular? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tertular sinusitis. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tertular sinusitis. Foto: Unsplash.com

Sinusitis adalah peradangan atau pembengkakan pada jaringan yang melapisi sinus, yakni rongga udara kecil di dalam tulang wajah yang terhubung ke hidung.

Saat sinus tersumbat dan dipenuhi cairan, bakteri, virus, atau jamur bisa berkembang biak di dalamnya sehingga menimbulkan infeksi. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa tak nyaman seperti nyeri wajah, hidung tersumbat, hingga sakit kepala.

Lalu, apakah sinusitis menular? Untuk mengetahui jawabannya, simak gejala dan mekanisme penularan sinusitis selengkapnya di bawah ini.

Gejala Sinusitis

Ilustrasi gejala sinusitis. Foto: Unsplash.com

Gejala sinusitis bisa bervariasi tergantung tingkat keparahan dan durasinya, tetapi umumnya meliputi:

  • Hidung tersumbat atau berair.

  • Rasa nyeri atau tekanan di wajah (sekitar mata, dahi, atau pipi).

  • Sakit kepala.

  • Demam ringan.

  • Bau mulut.

  • Batuk yang memburuk di malam hari.

  • Penurunan daya penciuman.

Baca Juga: 5 Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis, Apa Saja?

Apakah Sinusitis Menular?

Ilustrasi tertular sinusitis. Foto: Unsplash.com

Berdasarkan informasi dari WebMD, sinusitis tak dapat ditularkan secara langsung, tetapi penyebab sinusitis bisa menular. Artinya, sinusitis yang disebabkan oleh alergi atau masalah struktural pada hidung tak menular dari satu orang ke orang lain.

Namun, jika sinusitis disebabkan oleh infeksi virus seperti flu atau pilek, virus tersebut bisa menular. Pada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, virus bisa berkembang menjadi sinusitis.

Jadi, meski tak bisa tertular sinusitis secara langsung dari orang lain, siapa pun tetap bisa tertular virus yang berpotensi menyebabkan sinusitis.

Cara Mencegah Penularan Sinusitis

Ilustrasi tertular sinusitis. Foto: Pexels.com

Meski sinusitis itu sendiri tak menular secara langsung, mencegah infeksi virus yang menjadi pemicunya sangat penting. Menurut Mayo Clinic, beberapa langkah pencegahan penularan sinusitis yang dapat dilakukan, antara lain:

  1. Rajin mencuci tangan dengan sabun.

  2. Gunakan masker di tempat umum, terutama saat musim flu.

  3. Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang flu atau pilek.

  4. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola makan sehat dan tidur cukup.

  5. Gunakan humidifier di ruangan kering agar saluran pernapasan tetap lembap.

  6. Hindari rokok dan paparan polusi.

Cara Mengatasi Sinusitis

Ilustrasi tertular sinusitis. Foto: Pexels.com

Mengutip Healthline, mengatasi sinusitis tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Berikut beberapa cara mengobati sinusitis:

  1. Sinusitis ringan biasanya sembuh sendiri dalam beberapa hari tanpa obat.

  2. Dekongestan untuk meredakan pembengkakan hidung.

  3. Semprotan salin (air garam) untuk membersihkan rongga hidung.

  4. Obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

  5. Antibiotik, hanya diberikan jika sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri.

  6. Kortikosteroid semprot untuk mengurangi peradangan.

  7. Operasi sinus pada kasus sinusitis kronis atau adanya polip hidung.

Jika mengalami gejala sinusitis yang berlangsung lama atau memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(NDA)