Konten dari Pengguna

Aturan Minum Paracetamol yang Tepat sesuai Anjuran Medis

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aturan minum paracetamol. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aturan minum paracetamol. Foto: Pexels

Paracetamol menjadi salah satu obat andalan bagi banyak orang untuk mengatasi demam dan nyeri ringan. Obat ini dikenal luas karena kemampuannya meredakan gejala tanpa menimbulkan efek samping berat.

Meski termasuk obat yang bebas didapatkan di apotek, penggunaan paracetamol tetap harus mengikuti aturan yang benar. Kesalahan dalam penggunaan dapat menimbulkan gejala yang tak diinginkan. Artikel ini akan menguraikan lebih lengkap mengenai paracetamol dan aturan minumnya sesuai dengan anjuran medis.

Apa Itu Paracetamol?

Ilustrasi aturan minum paracetamol. Foto: Pexels

Paracetamol atau dikenal juga sebagai acetaminophen adalah obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun demam (antipiretik). Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi zat kimia di otak yang bertanggung jawab atas rasa sakit dan peningkatan suhu tubuh saat sakit.

Obat ini umumnya tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kapsul, sirup, bubuk, dan supositoria. Karena efektivitas dan keamanannya, paracetamol sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, nyeri haid, serta demam akibat infeksi virus atau bakteri.

Parasetamol aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang, termasuk anak-anak dan ibu hamil. Namun, orang dengan kondisi medis khusus harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini, termasuk mereka dengan penyakit hati atau ginjal, pengonsumsi alkohol berat, dan orang yang alergi terhadap paracetamol.

Secara umum, paracetamol termasuk obat yang aman bila digunakan sesuai aturan. Dalam kasus yang jarang terjadi, paracetamol dapat menyebabkan efek samping seperti ruam kulit, pembengkakan, kulit memerah, tekanan darah rendah, mengantuk hingga kelelahan.

Baca Juga: Obat Antibiotik untuk Apa? Ini Fungsi, Jenis, dan Aturan Pakainya

Aturan Minum Paracetamol

Ilustrasi aturan minum paracetamol. Foto: Pexels

Pengunaan dosis paracetamol bervariasi tergantung pada usia pasien, berat badan, kondisi medis pasien, dan formulasi obat yang digunakan. Berikut beberapa ketentuan penggunaan paracetamol.

1. Dosis Aman Minum Paracetamol

Menentukan dosis paracetamol yang tepat sangat penting untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Mengutip buku Buku Ajar Farmakologi karya Tuhfatul Ulya dkk., untuk pasien dewasa atau anak berusia di atas 12 tahun, gunakan dosis tunggal 500 mg hingga 1000 mg per kali minum.

Jika diperlukan dosis lebih banyak, prosesnya dapat diulang 4—6 jam dengan dosis maksimal 4000 mg per hari. Sementara pada anak-anak dihitung berdasarkan berat badan atau usia anak sehingga perlu untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

2. Waktu yang Tepat untuk Minum Paracetamol

Paracetamol bisa diminum kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan. Minumlah paracetamol dengan segelas air putih, dan hindari mengonsumsinya dengan minuman beralkohol karena dapat menimbulkan reaksi berbahaya dan meningkatkan risiko kerusakan hati.

(SA)