Badan Panas tapi Kedinginan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Merasa badan panas tapi juga merasakan sensasi dingin bisa membuat bingung dan tak nyaman. Fenomena ini cukup umum terjadi pada banyak orang dan sering kali menjadi tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan infeksi.
Gejala ini bisa menjadi indikator adanya masalah kesehatan tertentu sehingga penting untuk memahami penyebab dan cara menanganinya dengan benar agar bisa cepat sembuh.
Artikel ini akan membahas beberapa alasan mengapa seseorang bisa mengalami badan panas tapi merasa kedinginan, serta cara yang tepat untuk mengatasinya.
Penyebab Badan Panas tapi Kedinginan
Mengutip laman Healthline, beberapa faktor yang bisa menyebabkan badan panas, tapi kedinginan di antaranya sebagai berikut.
1. Infeksi
Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah infeksi. Ketika tubuh mendeteksi adanya virus atau bakteri, sistem imun akan bekerja keras untuk melawannya.
Proses ini biasanya ditandai dengan peningkatan suhu tubuh dan perasaan mengigil untuk menyesuaikan suhu inti dengan lingkungan sekitarnya. Jadi meskipun suhu tubuh meningkat, seseorang bisa merasa kedinginan.
2. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat bisa menyebabkan perubahan suhu tubuh sebagai efek sampingnya. Beberapa orang yang baru saja mengonsumsi obat tertentu mungkin mengalami demam mendadak yang disertai menggigil.
3. Gangguan Tiroid
Kondisi hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) juga bisa menyebabkan sensasi dingin berlebihan, walaupun suhu tubuh sebenarnya normal atau meningkat. Tiroid yang kurang aktif menyebebabkan kelenjar tak menghasilkan cukup hormon untuk mengatur laju metabolisme.
Jika hormon tiroid kurang, tubuh akan kesulitan mengatur suhu. Hal ini yang menyebabkan tubuh gemetar atau menggigil sebagai cara untuk menghangatkan diri dan mempertahankan panas tubuh.
4. Gula Darah Rendah
Hipoglikemia terjadi jika kadar gula darah turun secara tak normal. Kadar gula darah yang terlalu rendah juga bisa menyebabkan gejala menggigil, lemas, berkeringat dingin, dan bahkan rasa seperti demam.
Saat tubuh kekurangan glukosa, tubuh dapat meningkatkan pelepasan hormon epinefrin dan norepinefrin sebagai upaya sel untuk mendapatkan kembali energi .
Hormon-hormon ini menyebabkan jantung berdebar, menggigil hingga rasa panas-dingin. Hipoglikemia biasanya terjadi pada penderita diabetes, tapi juga bisa dialami orang sehat tanpa diabetes.
Baca Juga: Kenapa Tangan Sering Kesemutan? Ini 9 Penyebabnya
Cara Mengatasi Badan Panas tapi Kedinginan
Jika tubuh mengigil dan suhu tubuh normal atau panas, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, antara lain:
1. Istirahat dan Perbanyak Cairan
Langkah paling penting dan utama dalam mengatasi kondisi ini adalah beristirahat. Tubuh yang sedang melawan infeksi membutuhkan energi ekstra.
Selain itu, perbanyak konsumsi air putih atau cairan untuk membantu mencegah dehidrasi akibat demam dan mempercepat pemulihan.
2. Kompres Hangat
Ketika tubuh panas dan menggigil, hindari menyelimuti diri dengan kain tebal karena bisa membuat suhu tubuh semakin naik. Gunakan selimut tipis dan kompres hangat untuk membantu menurunkan suhu tubuh secara perlahan.
3. Minum Obat Penurun Demam
Mengonsumsi antipiretik, seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu menurunkan demam sekaligus meredakan rasa nyeri. Namun, pastikan untuk membaca aturan pakai atau berkonsultasi dengan apoteker atau dokter, terutama jika memiliki kondisi kesehatan lain yang menyertai.
(SA)
