Konten dari Pengguna

Benjolan di Dubur tapi Bukan Wasir, Ini 5 Penyebabnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi benjolan di dubur tapi bukan wasir. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi benjolan di dubur tapi bukan wasir. Foto: Unsplash

Benjolan di dubur sering kali dikaitkan dengan penyakit wasir (hemoroid). Padahal faktanya, tak semua benjolan yang muncul di area tersebut adalah wasir.

Muncul benjolan di dubur bisa menjadi tanda bahwa adanya kondisi medis lain seperti kista, abses, atau tumor jinak. Jika Anda mengalami benjolan di dubur tapi bukan wasir, pahami penyebabnya agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab Benjolan di Dubur tapi Bukan Wasir

Ilustrasi benjolan di dubur tapi bukan wasir. Foto: Unsplash

Benjolan di dubur tidak selalu disebabkan oleh wasir. Ada berbagai kondisi lain yang bisa menjadi penyebabnya, yakni:

1. Abses Anorektal

Abses anorektal adalah kantong berisi nanah yang terbentuk di sekitar anus akibat infeksi bakteri. Kondisi ini bisa menyebabkan benjolan yang terasa nyeri, bengkak, dan disertai demam.

Gejala:

  • Benjolan yang terasa panas dan nyeri

  • Kemerahan dan pembengkakan di sekitar anus

  • Demam dan menggigil

  • Rasa tidak nyaman saat duduk

Pengobatan dari penyakit ini dapat memerlukan tindakan drainase oleh dokter untuk mengeluarkan nanah. Selain itu, dibutuhkan juga antibiotik jika infeksi menyebar.

2. Fistula Ani

Fistula ani adalah saluran abnormal yang terbentuk antara anus dan kulit di sekitarnya akibat infeksi yang tidak sembuh sempurna.

Gejala:

  • Benjolan kecil yang mungkin mengeluarkan cairan atau nanah

  • Nyeri saat duduk atau buang air besar

  • Iritasi di sekitar anus

Pengobatan untuk kondisi ini biasanya memerlukan tindakan bedah untuk menutup saluran fistula.

3. Kista Pilonidal

Kista pilonidal adalah benjolan berisi cairan atau nanah yang biasanya terbentuk di dekat tulang ekor atau lipatan bokong akibat rambut yang tumbuh ke dalam.

Gejala:

  • Benjolan yang terasa sakit, terutama saat duduk

  • Mungkin mengeluarkan cairan atau darah

  • Bisa terinfeksi dan membengkak lebih besar

Jika infeksi kista pilonidal terjadi, mungkin perlu tindakan drainase atau pembedahan untuk mengangkatnya.

Baca Juga: Punggung Terasa Panas, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

4. Kondiloma Akuminata (Kutil Kelamin)

Benjolan di sekitar dubur juga bisa disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kutil kelamin.

Gejala:

  • Benjolan kecil, berbentuk seperti kembang kol

  • Tidak terasa nyeri, tetapi bisa bertambah besar

  • Bisa menyebar ke area lain jika tidak diobati

Kondisi ini bisa diobati dengan krim antivirus atau prosedur medis seperti krioterapi (pembekuan kutil)

5. Tumor atau Polip Anus

Meskipun jarang, benjolan di dubur juga bisa merupakan tumor jinak atau ganas. Polip atau pertumbuhan jaringan abnormal di anus bisa berkembang menjadi kanker jika tidak segera ditangani.

Gejala:

  • Benjolan yang terus membesar

  • Pendarahan dari dubur

  • Perubahan kebiasaan buang air besar

  • Nyeri yang semakin memburuk

Jika terdeteksi sebagai tumor ganas, pengobatan bisa meliputi operasi, kemoterapi, atau radiasi.

(NDA)