Konten dari Pengguna

Berapa Lama Gondongan Sembuh? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyakit gondongan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit gondongan. Foto: Pexels

Gondongan merupakan infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak di bawah telinga. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Gondongan sering kali ditandai dengan pembengkakan di satu atau kedua sisi wajah, nyeri saat menelan dan mengunyah, serta demam. Meski bukan tergolong penyakit berat, gondongan dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari gondongan? Berikut penjelasannya.

Berapa Lama Gondongan Sembuh?

Ilustrasi penyakit gondongan. Foto: Pexels

Secara umum, gondongan bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu tanpa pengobatan khusus. Namun, durasi pemulihan bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi kesehatan seseorang, sistem imun, serta perawatan yang dilakukan selama masa sakit.

Apabila daya tahan tubuh anak bagus, penyembuhan akan lebih cepat. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh anak buruk, penyakit gondongan bisa membutuhkan waktu lebih lama.

Mengutip dari buku berjudul Buku Pintar Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak karya Eiyta Ardinasari, berikut adalah tahapan umum yang terjadi setelah terinfeksi virus penyebab gondongan.

  • Hari ke-1 hingga ke-2: Penderita gondongan mulai mengalami gejala demam dengan suhu badan 38,5—40 derajat, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, dan nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah.

  • Hari ke-3 hingga ke-5: Pada fase ini biasanya demam sudah berangsur reda. Namun, gejala lain muncul seperti pembengkakan kelenjar parotis di bawah telinga yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar, kemudian kedua kelenjar.

  • Hari ke-6 hingga seterusnya: Pembengkakan mulai berkurang, gejala perlahan menghilang, dan tubuh mulai kembali normal. Umumya, orang yang terkena gondongan tidak akan terserang lagi karena tubuh sudah memiliki kekebalan.

Meski bukan tergolongan penyakit berat, gondongan mudah sekali menular melalui kontak langsung percikan ludah maupun muntah. Oleh karena itu, sebaiknya penderita gondongan membatasi aktivitas di luar rumah supaya tidak menularkannya ke orang lain.

Baca Juga: Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Gondongan? Ini Penjelasannya

Cara Mengobati Penyakit Gondongan

Ilustrasi penyakit gondongan. Foto: Pexels

Agar pemulihan berjalan lebih cepat dan nyaman, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Istirahat yang Cukup

Biarkan tubuh beristirahat agar sistem imun bisa bekerja lebih efektif dalam melawan virus gondongan.

2. Konsumsi Makanan Lunak

Karena mengunyah bisa terasa menyakitkan, pilihlah makanan lunak dan hindari makanan atau minuman yang sifatnya asam untuk memudahkan proses makan tanpa menambah nyeri pada kelenjar yang membengkak.

3. Minum Banyak Air

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan memperbanyak minum air putih, sekaligus mencegah dehidrasi.

4. Gunakan Obat Pereda Nyeri atau Panas

Jika nyeri dan demam sangat mengganggu, penggunaan obat pereda nyeri atau panas dapat membantu mengurangi gejala. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

(SA)