Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Bintitan Secara Alami dan Medis

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bintitan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bintitan. Foto: Shutterstock

Bintitan (hordeolum) adalah benjolan kecil yang muncul di kelopak mata, baik di bagian luar maupun dalam. Benjolan ini timbul akibat adanya infeksi bakteri pada kelenjar minyak di sekitar bulu mata.

Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan tak nyaman yang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jika kamu pernah mengalaminya, simak uraian di bawah ini untuk mengetahui cara mengatasi bintitan dengan tepat agar bisa pulih lebih cepat dan mencegah komplikasi.

Apa Itu Bintitan?

Ilustrasi bintitan. Foto: Shutterstock

Merujuk WebMD, bintitan umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke dalam folikel rambut atau kelenjar minyak di kelopak mata. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terkena bintitan antara lain:

  • Menyentuh mata dengan tangan kotor.

  • Tidak membersihkan riasan mata sebelum tidur.

  • Menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa.

  • Peradangan kelopak mata (blefaritis).

  • Riwayat bintitan sebelumnya.

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dijelaskan dalam buku Gangguang dan Kesehatan Mata karangan Raodatul Jannah, bintitan biasanya berkembang dalam waktu cepat dan memiliki ciri-ciri berikut:

  1. Benjolan kecil berwarna merah di kelopak mata.

  2. Nyeri dan sensasi mengganjal.

  3. Mata berair.

  4. Pembengkakan kelopak mata.

  5. Rasa gatal atau panas.

  6. Dalam beberapa kasus, muncul nanah di ujung bintitan.

Baca Juga: Mata Terasa Mengganjal tapi Tidak Ada Kotoran, Ini 6 Penyebabnya

Cara Mengatasi Bintitan

Ilustrasi bintitan. Foto: Shutterstock

Untuk kasus ringan, bintitan bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Namun, ada beberapa cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat penyembuhannya, yakni:

1. Kompres Hangat

Kompres hangat adalah cara paling efektif dan populer untuk meredakan bintitan. Suhu hangat membantu melunakkan nanah dan membuka pori-pori sehingga infeksi bisa keluar dengan sendirinya. Cara melakukannya:

  1. Celupkan kain bersih ke air hangat.

  2. Peras air berlebih dan tempelkan pada kelopak mata selama 10–15 menit.

  3. Ulangi 3–4 kali sehari.

2. Jaga Kebersihan Mata

Pastikan area mata selalu bersih. Hindari menyentuh mata dengan tangan yang belum dicuci, dan bersihkan sisa riasan dengan lembut setiap hari.

3. Hindari Memencet Bintitan

Meskipun terlihat seperti jerawat, jangan pernah mencoba memencet atau memecahkan bintitan sendiri karena dapat memperparah infeksi dan menyebarkan bakteri.

4. Gunakan Salep atau Tetes Mata Antibiotik

Jika bintitan tidak kunjung sembuh setelah 7–10 hari atau semakin membesar dan nyeri, kamu perlu mempertimbangkan pengobatan medis. Dokter biasanya akan meresepkan salep antibiotik atau tetes mata yang mengandung bahan antibakteri untuk mengatasi infeksi.

5. Prosedur Drainase

Untuk kasus bintitan yang besar dan tidak pecah sendiri, dokter bisa melakukan tindakan kecil untuk mengeluarkan nanah agar cepat sembuh.

(NDA)