Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Insulin Pen untuk Penderita Diabetes

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menggunakan insulin pen. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menggunakan insulin pen. Foto: Unsplash.com

Alat suntik insulin menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari penderita diabetes, terutama diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang membutuhkan terapi insulin.

Salah satu alat suntik insulin yang kini populer digunakan adalah insulin pen. Ini merupakan perangkat suntik berbentuk seperti pulpen yang memudahkan pengguna menyuntikkan insulin tanpa harus memakai jarum suntik konvensional.

Meski terlihat praktis dan mudah digunakan, tetap dibutuhkan pemahaman yang benar tentang cara menggunakan insulin pen agar alat ini bekerja dengan baik dan aman. Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Cara Menggunakan Insulin Pen

Ilustrasi cara menggunakan insulin pen. Foto: Unsplash.com

Insulin pen sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes yang membutuhkan penyuntikan insulin setiap hari karena penggunaannya lebih mudah, cepat, dan kurang menyakitkan dibanding metode suntik tradisional.

Beberapa insulin pen bersifat sekali pakai, sedangkan yang lainnya bisa digunakan berulang kali dengan mengganti katrij dan jarumnya. Dikutip dari American Diabetes Association, berikut cara menggunakan insulin pen yang bisa dijadikan sebagai panduan.

1. Persiapan Alat

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk menjaga kebersihan sebelum menyentuh alat. Lalu, sebelum mulai menyuntik, pastikan pengguna sudah menyiapkan:

  • Insulin pen (pastikan insulin di dalamnya belum kedaluwarsa).

  • Jarum insulin pen baru.

  • Tisu alkohol atau kapas beralkohol.

  • Tempat pembuangan jarum bekas.

2. Pasang Jarum Baru

Berikut langkah-langkah memasang jarum insulin pen:

  1. Buka penutup insulin pen.

  2. Ambil jarum baru, lepaskan pelindung luar dan dalamnya.

  3. Pasang jarum pada ujung insulin pen dengan cara memutar hingga kencang.

3. Aduk Insulin (Jika Diperlukan)

Beberapa jenis insulin, seperti insulin campuran, harus dikocok lembut sebelum digunakan. Caranya, gulingkan insulin pen di antara telapak tangan selama 10–20 kali hingga tercampur rata. Periksa label untuk instruksi jenis insulin yang digunakan.

4. Lakukan Uji Aliran (Priming)

Langkah ini penting untuk memastikan insulin mengalir lancar:

  • Atur dosis pada angka 2 unit.

  • Arahkan insulin pen ke atas (jarum menghadap ke atas).

  • Tekan tombol suntik hingga muncul tetesan insulin di ujung jarum.

  • Jika tak keluar tetesan, ulangi prosesnya hingga maksimal empat kali.

5. Atur Dosis Insulin

Putar dial dosis sesuai jumlah insulin yang diresepkan oleh dokter. Pastikan angka terlihat jelas di jendela dosis.

Baca Juga: Apakah Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

6. Pilih dan Bersihkan Lokasi Suntik

Bersihkan area yang akan disuntik dengan tisu alkohol, lalu tunggu hingga kering. Area suntikan yang umum digunakan:

  • Perut (hindari area sekitar pusar).

  • Paha bagian luar.

  • Lengan atas bagian belakang.

  • Bokong.

7. Suntikkan Insulin

Jika semua langkah di atas sudah disiapkan, berikut cara menyuntikan insulin pen:

  1. Pegang insulin pen seperti pena, lalu jepit sedikit lipatan kulit.

  2. Tusukkan jarum secara tegak lurus ke dalam kulit.

  3. Tekan tombol suntik perlahan sampai dosis habis.

  4. Tahan posisi selama 10 detik agar insulin benar-benar masuk.

  5. Lepaskan jarum dengan perlahan.

8. Buang Jarum dengan Aman

Lepaskan jarum dan buang ke tempat sampah khusus jarum tajam. Jangan pernah menggunakan jarum bekas untuk alasan keamanan dan higienis.

9. Simpan Insulin Pen

Simpan insulin pen sesuai petunjuk. Umumnya, insulin pen yang belum digunakan disimpan di lemari pendingin (bukan di freezer). Sedangkan yang sudah dibuka bisa disimpan di suhu ruangan selama 28 hari, tergantung jenis insulin.

(NDA)