Cara Mengobati Luka Bakar Knalpot yang Tepat

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mengalami luka bakar akibat knalpot, terdapat beberapa langkah penanganan yang tepat supaya membantu meminimalkan keparahan luka bakar, mengurangi risiko infeksi, dan mempercepat penyembuhan.
Perawatan luka bakar tersebut mencakup penanganan awal yang benar, penggunaan obat, hingga cara merawat luka bakar knalpot agar tak meninggalkan bekas. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Cara Mengobati Luka Bakar Knalpot
Terdapat sejumlah metode yang aman dan efektif untuk mengobati luka bakar akibat knalpot, yakni sebagai berikut.
1. Basuh dengan Air Mengalir
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera mendinginkan area yang terkena panas. Jika tidak ada kulit yang rusak, alirkan air bersuhu sejuk selama 5 hingga 10 menit untuk sekadar membersihkan debu dan kotoran yang melekat, serta meredakan nyeri yang muncul.
Namun, apabila area yang terluka cukup luas, sebaiknya berendamlah di dalam bak mandi. Setelah itu, keringkan kulit perlahan dengan handuk bersih.
Mendinginkan luka bakar membantu mengurangi peradangan, mencegah kerusakan lebih lanjut pada kulit, dan meredakan nyeri awal. Hindari penggunaan es atau air dingin, karena dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada jaringan.
2. Menilai Tingkat Keparahan
Setelah area yang terbakar didinginkan, lakukan penilaian tingkat keparahan luka bakar untuk menentukan penanganan yang tepat.
Mengutip buku Pertolongan Pertama untuk Setiap Orang karya Juan P. Sanchez, Jr. dan Emelia Santamaria, berikut tingkatan luka bakar.
Luka bakar derajat 1 hanya mengenai lapisan luar kulit, menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, dan bengkak.
Luka bakar derajat 2 mengenai lapisan luar kulit dan lapisan kulit di bawahnya, menimbulkan rasa sakit, kemerahan, bengkak, dan melepuh.
Luka bakar derajat 3 meluas dari kulit bagian luar sampai ke jaringan lebih dalam, menyebabkan kulit menjadi putih atau menghitam, hangus yang mungkin dapat menimbulkan mati rasa.
Baca Juga: 8 Penyebab Kulit Tangan Mengelupas dan Cara Mengatasinya
3. Tutupi Luka Bakar dengan Kain Kering
Setelah luka dibersihkan dan dikeringkan, selanjutkan tutupi luka bakar dengan kain kering, perban yang steril, atau balutan bersih. Hal ini berguna untuk melindungi luka bakar dari tekanan dan gesekan.
Luka bakar ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan lebih lanjut. Namun, jika luka bakar termasuk derajat 2 mencakup area yang lebih luas, luka tersebut perlu mendapatkan perlakuan khusus.
Hindari mengoleskan obat-obatan, krim, pasta gigi, atau bahan apa pun yang tak direkomendasikan oleh medis ke luka bakar yang parah. Segera bawa ke rumah sakit jika luka disertai gejala lemas serta demam.
4. Obati Bekas Luka Bakar
Sterilkan luka bakar secara teratur dengan antiseptik hingga luka benar-benar kering. Setelah luka mulai sembuh, gunakan krim khusus perawatan bekas luka untuk mengurangi kemungkinan terbentuknya jaringan parut.
(SA)
