Cara Minum Pil KB untuk Pemula sesuai Jenisnya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wanita yang baru menikah dan pertama kali hendak meminum pil KB mungkin akan merasa cemas dan bingung. Sebab, ada berbagai jenis pil yang tersedia dan cara mengonsumsinya juga berbeda.
Agar dapat menggunakan pil KB dengan aman dan nyaman sesuai kebutuhan, simak cara minum pil KB untuk pemula agar evektivitasnya optimal pada artikel di bawah ini.
Apa Itu Pil KB?
Pil KB merupakan metode kontrasepsi bentuk tablet yang mengandung hormon estrogen dan progesteron (pil kombinasi) atau hanya progesteron (pil mini).
Pil ini bekerja dengan cara mencegah ovulasi, menebalkan lendir serviks untuk menghalangi sperma, serta mengubah lapisan rahim agar tak mendukung implantasi sel telur.
Tergantung jenisnya, metode kontrasepsi dengan pil KB terdiri dari 21 atau lebih tablet yang diminum dalam satu siklus dan berkelanjutan. Dalam satu siklus terdapat pil yang mengandung hormon (pil aktif) dan pil yang tak mengandung hormon (pil plasebo).
Baca Juga: Efek Samping KB Implan yang Umum Dialami Wanita
Cara Minum Pil KB untuk Pemula
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat minum pil KB untuk pemula.
1. Minum Pil di Waktu yang Sama Setiap Hari
Pil KB dapat dikonsumsi kapan saja, tetapi sebaiknya diminum dalam waktu lima hari setelah menstruasi. Selain itu, pil harus diminum sebanyak satu tablet pada waktu yang sama setiap hari agar efektivitasnya optimal.
Gunakan alarm atau aplikasi pengingat di ponsel untuk membantu membentuk kebiasaan ini. Jika terlambat beberapa jam mungkin tak masalah pada pil kombinasi, tetapi pada pil mini, keterlambatan lebih dari tiga jam bisa menurunkan efektivitasnya.
2. Cara Minum Pil Sesuai Paketnya
Ada beberapa cara memulai pil KB, tergantung jenisnya. Setiap kemasan berisi pil dengan formulasi yang berbeda dan waktu minum pil yang bervariasi.
Mengutip buku Penggunaan Kontrasepsi dalam Praktik Klinik dan Komunitas oleh Ema Pristi Yunita, pil kombinasi hadir dengan kemasan yang bervariasi, yaitu paket 21 hari, 28 hari, dan 91 hari.
a. Paket 21 Hari
Pil kombinasi kemasan ini berisi 21 pil aktif tanpa ada pil plasebo. Pil harus diminum sebanyak satu pil setiap hari selama 21 hari atau tiga minggu, lalu berhenti selama tujuh hari di minggu keempat.
Wanita mungkin akan mengalami menstruasi selama waktu jeda tersebut. Kemudian, ia dapat melanjutkan minum pil pada hari ke-29.
b. Paket 28 Hari
Pil diminum sebanyak satu pil setiap hari terus menerus selama 28 hari atau empat minggu tanpa jeda. Paket ini biasanya terdiri dari 21 pil aktif dan tujuh pil kosong (plasebo) yang dikonsumsi di minggu terakhir.
Wanita mungkin akan mengalami menstruasi pada minggu selama minum pil plasebo tersebut. Setelah menghabiskan paket, pengguna dapat segera memulai paket baru.
c. Paket 91 Hari
Beberapa pil kombinasi tersedia dengan kemasan 91 hari atau 3 bulan. Sama seperti paket lainnya, pada paket ini juga berisi 7 pil plasebo yang diminum di minggu terakhir. Hal ini menyebabkan pengguna hanya mengalami mensturasi setiap tiga bulan sekali.
d. Pil Mini
Pil mini umumnya dijual dalam kemasan paket 28 hari. Setiap pil berisi hormon progesteron dan tak disediakan pil plasebo dalam kemasannya.
Pil mini harus digunakan setiap hari tanpa putus pada waktu yang sama. Penggunaan pil mini dapat dimulai kapan pun pada siklus menstruasi asalkan sudah dipastikan tak sedang hamil.
(SA)
