Konten dari Pengguna

Cara Senam Kegel untuk Persalinan Turun beserta Manfaatnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi senam kegel ibu hamil. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi senam kegel ibu hamil. Foto: pixabay

Senam kegel memiliki banyak manfaat bagi wanita, salah satunya mengatasi peranakan turun. Prinsip kerja senam ini yaitu dengan memperkuat otot-otot di bawah tulang panggul atau sekitar kemaluan.

Mulanya, senam kegel ditemukan pada tahun 1940-an oleh seorang dokter asal Los Angeles bernama Arnold Kegel. Beliau mengembangkan senam ini dengan tujuan untuk mengendalikan buang air kecil atau besar bagi ibu hamil menjelang persalinan.

Dijelaskan dalam buku Why Do Men Have Nipples karya Mark Leyner dan Billy Goldberg (2005), penguatan otot-otot panggul yang dilakukan saat senam kegel dapat membantu menyempurnakan fungsi otot-otot cincin di lubang pengeluaran, baik saluran kencing ataupun poros usus.

Lalu, bagaimana cara kerja senam kegel untuk peranakan turun? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut.

Senam Kegel untuk Peranakan Turun

Dalam ilmu medis, peranakan turun dikenal dengan istilah prolaps uteri. Kondisi ini terjadi ketika uterus terlepas dari posisi semestinya, yaitu turun keluar melalui vagina akibat jaringan penyangga yang sangat kendur.

Ilustrasi senam kegel ibu hamil. Foto: pixabay

Prolaps uteri termasuk kondisi ginekologis yang sering dijumpai, namun jarang terjadi pada masa kehamilan. Mengutip buku Fikih Kedokteran Kontemporer karya Ahmad Zirzis, Lc., estimasi insidenasinya 1 dari 10.000-15.000 persalinan.

Prolaps uteri bisa membahayakan kesehatan janin dan calon ibu. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor meliputi:

  • Kawin terlalu muda dan kehamilan dini.

  • Banyak melahirkan dengan intensitas lebih dari 4 kali.

  • Malnutrisi atau kurang gizi.

  • Mengejan saat leher rahim belum terbuka sempurna.

  • Membawa barang terlalu berat dan kurang istirahat.

Untuk mengatasi peranakan turun atau prolaps uteri, Anda bisa rutin melakukan senam kegel. Nah, berikut cara melakukan senam kegel yang dikutip dari buku 275 Tanya Jawab Seputar Kehamilan dan Melahirkan karya Bidan Ewa Molika (2015):

  • Sebelum melakukan senam kegel, kenali otot dasar panggul terlebih dahulu. Dalam istilah medis, otot tersebut dikenal dengan sebutan ototpubo-coccyygeus.

  • Gerakan awal dapat dimulai dengan cara menahan buang air kecil, kemudian melepaskannya. Teknik ini dikenal dengan gerakan stop and go.

  • Kencangkan atau kontraksikan otot panggul, kemudian tahan sekitar 5 detik. Setelah itu, kendurkan lagi secara perlahan.

  • Lakukan gerakan tersebut berulang-ulang hingga 10-20 kali. Rutinkan 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Ilustrasi senam kegel ibu hamil. Foto: pixabay

Selain dapat mengatasi peranakan turun atau prolaps uteri, senam kegel juga memiliki banyak manfaat lain. Berikut ragam manfaatnya bagi perempuan yang bisa Anda simak:

  • Mempermudah kelahiran bayi tanpa banyak merobek jalan lahir.

  • Meningkatkan kepuasan seksual karena daya cengkram vagina lebih kuat.

  • Mencegah risiko urinasi seperti inkontinensia setelah persalinan.

  • Mengurangi risiko hemorhoid.

  • Mempermudah proses persalinan.

(MSD)

Baca Juga: Penyebab dan Ciri-Ciri Peranakan Turun yang Perlu Diketahui Wanita

Frequently Asked Question Section

Apa itu senam kegel?

chevron-down

Senam kegel adalah senam untuk menguatkan otot panggul dan kemaluan. Biasanya, senam ini diperuntukkan bagi ibu hamil untuk memudahkan persalinan.

Siapa penemu senam kegel?

chevron-down

Senam kegel ditemukan pada tahun 1940an oleh seorang dokter asal Los Angeles bernama Arnold Kegel.

Apa yang dimaksud dengan peranakan turun?

chevron-down

Kondisi ini terjadi ketika uterus terlepas dari posisi semestinya, yaitu turun keluar melalui vagina akibat jaringan penyangga yang sangat kendur.