Ciri-ciri Alergi Udang dan Cara Mengatasinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alergi udang termasuk dalam kategori alergi makanan laut (seafood allergy). Kondisi tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap protein dalam udang yang dianggap sebagai zat berbahaya.
Saat seseorang dengan alergi udang mengonsumsi atau bahkan bersentuhan dengan udang, tubuhnya akan melepaskan histamin, yang memicu berbagai gejala alergi.
Reaksi alergi udang bisa bervariasi, mulai dari gejala ringan seperti gatal-gatal hingga reaksi berat seperti anafilaksis yang mengancam nyawa. Agar semakin paham, simak ciri-ciri alergi udang di bawah ini.
Ciri-ciri Alergi Udang
Dikutip dari laman Everywell, berikut ciri-ciri alergi udang yang bisa diperhatikan setelah mengonsumsinya.
1. Reaksi pada Kulit
Salah satu gejala paling umum dari alergi udang adalah munculnya reaksi pada kulit. Reaksi ini biasanya muncul dalam beberapa menit hingga satu jam setelah mengonsumsi udang. Beberapa contohnya, seperti:
Gatal-gatal, muncul ruam merah yang terasa sangat gatal.
Biduran (urtikaria), bentol-bentol merah yang menyebar di berbagai bagian tubuh.
Pembengkakan (angioedema), terjadi di wajah, bibir, kelopak mata, atau bagian tubuh lain.
2. Gangguan Pernapasan
Alergi udang juga bisa mempengaruhi sistem pernapasan. Dalam kasus yang lebih parah, bisa terjadi pembengkakan di tenggorokan yang menyebabkan kesulitan bernapas. Gejala yang sering terjadi meliputi:
Hidung tersumbat atau berair
Bersin-bersin
Batuk kering
Sesak napas atau mengi
3. Masalah Pencernaan
Sistem pencernaan juga bisa terpengaruh jika seseorang memiliki alergi udang. Gejala ini sering kali muncul dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang mengandung udang. Beberapa gejala yang bisa terjadi meliputi:
Mual dan muntah
Diare
Kram atau sakit perut
4. Anafilaksis (Reaksi Alergi Berat)
Dalam kasus yang jarang tetapi berbahaya, alergi udang bisa memicu anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang mengancam nyawa. Gejala anafilaksis meliputi:
Kesulitan bernapas
Tekanan darah turun drastis
Detak jantung cepat atau tidak teratur
Pingsan atau kehilangan kesadaran
Anafilaksis memerlukan penanganan medis darurat. Jika seseorang mengalami gejala ini setelah mengonsumsi udang, segera cari bantuan medis dan gunakan epinefrin (jika tersedia).
Baca Juga: Penyebab Biduran di Malam Hari dan Cara Mengatasinya
Cara Mengatasi Alergi Udang
Sebagian orang mungkin bisa mengembangkan toleransi terhadap udang seiring waktu, terutama jika alerginya ringan. Namun, pada banyak kasus, alergi udang bersifat seumur hidup dan tidak bisa sembuh.
Jika Anda memiliki alergi udang, mengutip situs Latitude Food Allergy Care, berikut beberapa langkah untuk menghindari dan mengatasi gejalanya:
1. Hindari Konsumsi Udang dan Produk Olahannya
Periksa label makanan sebelum membeli produk kemasan. Waspadai juga makanan yang mungkin mengandung udang, seperti saus seafood atau sup berbahan dasar kaldu udang. Selain itu, hindari restoran seafood karena risiko kontaminasi silang.
2. Minum Obat untuk Mengatasi Gejala Alergi
Jika alergi udang sudah terjadi, beberapa obat bisa membantu meredakan gejala, di antaranya:
Antihistamin = Digunakan untuk mengurangi gatal, ruam, dan hidung tersumbat.
Kortikosteroid = Membantu meredakan reaksi alergi yang lebih serius.
Epinefrin (EpiPen) = Digunakan dalam kondisi darurat jika terjadi anafilaksis.
3. Konsultasi dengan Dokter
Jika Anda sering mengalami alergi setelah makan udang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis alergi untuk melakukan tes alergi dan mendapatkan rekomendasi pengobatan yang sesuai.
(NDA)
