Ciri-ciri Anxiety Kambuh yang Tak Boleh Diabaikan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap orang pasti pernah merasa cemas atau mengalami anxiety. Salah satu bentuk emosi ini muncul akibat kekhawatiran atau ketakutan terhadap sesuatu yang belum terjadi.
Dalam batas tertentu, kecemasan bisa menjadi hal yang berguna sebagai pendorong untuk lebih waspada atau termotivasi. Namun, jika rasa cemas tak kunjung mereda dan justru semakin parah seiring waktu, kondisi ini bisa menjadi gangguan.
Kecemasan yang berkepanjangan bukan hanya mengganggu kesehatan mental, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi fisik seseorang. Kondisi ini dikenal dengan istilah gangguan kecemasan (anxiety disorder).
Bagi sebagian orang yang pernah mengalaminya, adakalanya gejala membaik, tetapi kemudian kambuh kembali. Lalu, bagaimana cara mengenali tanda-tanda bahwa anxiety sedang kambuh? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Ciri-ciri Anxiety Kambuh
Anxiety yang kambuh adalah kondisi ketika seseorang yang sebelumnya telah mengalami gangguan kecemasan, kembali merasakan gejala-gejala yang mengganggu setelah sempat merasa lebih tenang atau stabil.
Kambuhnya anxiety bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti tekanan pekerjaan, masalah kesehatan, kesulitan finansial, konflik dalam hubungan, atau stres dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip buku Pengantar Psikologi Abnormal: Definisi, Teori, dan Intervensi oleh Wisnu Catur Bayu Pati, berikut ciri-ciri anxiety kambuh yang diwaspadai.
1. Perasaan Takut atau Khawatir Tiba-tiba
Salah satu ciri utama anxiety yang kambuh adalah munculnya rasa takut, gelisah, atau khawatir yang berlebihan secara tiba-tiba. Perasaan ini bisa berlangsung lama dan membuat seseorang sulit fokus atau merasa tenang.
2. Gejala Fisik yang Tak Biasa
Kecemasan tak hanya menyerang pikiran, tetapi juga tubuh. Secara fisik, saat individu merasakan ancaman tertentu, tubuh akan menunjukkan sejumlah reaksi.
Beberapa gejala fisik saat anxiety kambuh bisa berupa detak jantung cepat, napas pendek, banyak berkeringat, pusing, lemas, mual, sakit perut, sering buang air kecil, atau otot terasa kaku.
3. Gangguan Tidur
Ciri lainnya adalah gangguan tidur, seperti sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun dengan perasaan cemas. Tidur tak lagi menjadi momen untuk mengistirahatkan diri, tetapi justru membuat seseorang masih merasa lelah dan gelisah.
Baca Juga: Apa Itu Neurodivergent? Ini Pengertian dan Jenis-jenisnya
4. Menarik Diri dari Lingkungan Sosial
Ketika anxiety menyerang kembali, seseorang mungkin mulai menghindari teman, keluarga, atau kegiatan sosial. Rasa cemas membuat seseorang lebih nyaman untuk sendiri.
5. Sulit Berkonsenterasi
Gejala anxiety lain yang sering tak disadari adalah kesulitan berkonsentrasi. Saat cemas melanda, seseorang akan dipenuhi perasaan takut, pikiran negatif, atau kekhawatiran sehingga sulit berkonsetrasi atau pikiran menjadi kosong.
6. Mudah Tersinggung
Perubahan suasana hati yang ekstrem juga bisa menjadi tanda anxiety kambuh. Seseorang mungkin menjadi lebih mudah marah, menangis tanpa sebab yang jelas, atau merasa sangat sedih dan frustrasi.
(SA)
