Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Serangan Jantung Ringan, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jantung. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jantung. Foto: Unsplash.com

Serangan jantung ringan, atau dalam istilah medis disebut angina pektoris stabil, merupakan kondisi ketika aliran darah ke otot jantung berkurang sementara akibat penyempitan pembuluh darah koroner.

Kondisi ini umumnya belum merusak jantung dan gejalanya tak selalu terlihat jelas. Karena itu serangan jantung ringan ini kerap terabaikan.

Padahal, serangan jantung jenis ini bisa menjadi ancaman serius bila tak ditangani tepat waktu. Agar dapat segera diatasi, perhatikan ciri-ciri serangan jantung ringan yang dijabarkan di bawah ini.

Ciri-ciri Serangan Jantung Ringan

Ilustrasi jantung. Foto: Unsplash

Penting untuk diketahui bahwa tidak semua orang merasakan gejala atau ciri-ciri serangan jantung ringan yang sama. Pada pria, gejala paling umum adalah nyeri dada yang jelas.

Sementara pada wanita, serangan jantung ringan bisa terjadi tanpa nyeri dada, tapi lebih sering disertai kelelahan ekstrem, mual, atau sesak napas.

Berikut ciri-ciri serangan jantung ringan selengkapnya yang patut diwaspadai, terutama jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, atau diabetes.

1. Rasa Tidak Nyaman atau Tertekan di Dada

Biasanya terasa seperti ada beban berat, tekanan, atau nyeri tumpul di tengah dada. Rasa ini bisa berlangsung selama beberapa menit dan membaik dengan istirahat.

2. Nyeri yang Menjalar

Nyeri atau tekanan di dada dapat menjalar ke bagian tubuh lain, seperti lengan kiri, bahu, leher, rahang, atau punggung.

3. Sesak Napas

Serangan jantung ringan sering disertai sesak napas, terutama saat melakukan aktivitas fisik ringan yang biasanya tidak menimbulkan kelelahan.

4. Keringat Dingin

Tanpa sebab yang jelas, tubuh bisa mengeluarkan keringat dingin, bahkan dalam kondisi tidak terlalu panas atau tanpa aktivitas berat.

5. Mual atau Pusing

Beberapa orang merasakan mual, pusing, atau bahkan ingin pingsan saat mengalami serangan jantung ringan.

6. Cepat Lelah

Merasa lelah luar biasa padahal tidak sedang melakukan aktivitas berat bisa menjadi pertanda bahwa jantung sedang tidak menerima cukup oksigen.

Baca Juga: 5 Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

Faktor Penyebab Serangan Jantung Ringan

Ilustrasi jantung. Foto: Unsplash

Berdasarkan informasi dari laman Medical News Today, beberapa faktor yang bisa memicu serangan jantung ringan meliputi:

  • Merokok.

  • Tekanan darah tinggi.

  • Kolesterol tinggi.

  • Gaya hidup tidak aktif.

  • Diabetes.

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

  • Stres berlebihan.

Cara Mencegah Serangan Jantung Ringan

Pencegahan adalah langkah terbaik agar terhindar dari serangan jantung. Berikut cara-cara sederhana yang bisa dilakukan menurut Healthline:

  1. Konsumsi makanan sehat rendah lemak jenuh dan garam.

  2. Rajin berolahraga minimal 30 menit sehari.

  3. Hindari merokok dan alkohol berlebihan.

  4. Kendalikan stres melalui relaksasi atau hobi.

  5. Rutin mengecek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

  6. Ikuti pengobatan secara rutin jika memiliki penyakit jantung atau kondisi penyerta.

(NDA)