Konten dari Pengguna

DBD Menular atau Tidak? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyakit DBD. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit DBD. Foto: Pexels.com

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Gejala DBD umumnya dimulai dengan demam tinggi yang disertai nyeri otot dan sendi. Penderita juga kerap mengalami sakit kepala, mual, muntah, ruam kulit, dan pendarahan ringan, seperti mimisan atau gusi berdarah.

Di tengah kekhawatiran itu, muncul pertanyaan apakah penyakit demam berdarah menular dari satu orang ke orang lain? Untuk menjawabnya, artikel ini akan mengulas mengenai apakah DBD menular atau tidak.

DBD Menular atau Tidak?

Ilustrasi penyakit DBD. Foto: Pexels

Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang termasuk dalam kelompok virus Flavivirus. Virus ini ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue memiliki beberapa jenis, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4.

Nyamuk ini biasanya aktif mengigit pada pagi dan sore hari. Sekali terinfeksi, maka nyamuk tersebut akan tetap terinfeksi dan dapat terus menularkannya ke manusia.

Kendati demikian, penyakit ini tak menular secara langsung dari manusia ke manusia. Virus dengue tak menyebar melalui udara, makanan, air, sentuhan atau kontak fisik biasa seperti berpelukan atau berjabat tangan.

Penularan DBD hanya terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang sebelumnya telah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue. Artinya, seseorang yang sakit DBD tidak bisa langsung menularkan penyakitnya ke orang lain tanpa perantara nyamuk.

Jadi, meskipun DBD tidak menular secara langsung antar-manusia, penyebarannya bisa sangat cepat di lingkungan padat penduduk, terutama jika banyak nyamuk di sekitar.

Nyamuk Aedes aegypti umumnya berkembang biak di genangan air yang tergenang, seperti lubang-lubang pohon, ban bekas, atau tempat sampah yang terisi air. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka mencegah penyebaran DBD.

Baca Juga: Cara Cuci Tangan yang Benar untuk Hilangkan Kuman

Cara Mencegah Penularan DBD

Ilustrasi penyakit DBD. Foto: Pexels

Berikut beberapa tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah penularan penyakit ini.

  1. Menguras tempat penampungan air secara rutin.

  2. Menutup rapat semua wadah air yang bisa menjadi sarang nyamuk.

  3. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar, denga cara memastikan pengelolaan sampah yang baik, mengubur atau mendaur ulang barang bekas.

  4. Memelihara ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) di tempat air kolam.

  5. Menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air, seperti gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.

  6. Melakukan pengasapan (fogging) secara berkala untuk membasmi nyamuk penyebab penyakit demam berdarah.

  7. Gunakan losion atau anti-nyamuk, terutama ketika beraktivitas di luar rumah yang terdapat banyak nyamuk.

(SA)