Endoskopi untuk Apa? Ini Fungsinya bagi Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia kedokteran, endoskopi menjadi salah satu alat yang sangat penting untuk mengetahui penyebab berbagai keluhan pasien. Prosedur ini dapat menjangkau segala bagian dalam tubuh tanpa harus melakukan operasi.
Selain itu, endoskopi tergolong aman dengan risiko komplikasi yang relatif lebih kecil dibanding dengan pembedahan terbuka. Karena tak melibatkan sayatan besar, pasien umumnya bisa pulih lebih cepat.
Lantas, apa saja kegunaan endoskopi dalam medis? Simak pembahasan selengkapnya beserta fungsinya untuk kesehatan.
Apa Itu Endoskopi?
Endoskopi adalah prosedur medis yang dilakukan dengan memasukkan alat khusus ke dalam organ internal. Hal ini memungkinkan dokter melihat bagian dalam tubuh tanpa harus melakukan pembedakan terbuka.
Alat yang digunakan disebut endoskop, yakni tabung tipis, lentur, dan dilengkapi lampu serta kamera di ujungnya. Kamera tersebut akan disambungkan ke monitor untuk memproyeksikan gambar yang ditangkap.
Prosedur ini umumnya dilakukan untuk keperluan diagnostik, artinya untuk mencari tahu penyakit atau penyebab keluhan pasien. Endoskopi juga bisa digunakan untuk menunjang tindakan medis seperti operasi dan pengambilan sampel jaringan.
Baca Juga: Prosedur Kemoterapi Kanker dari Awal sampai Akhir
Endoskopi Digunakan untuk Apa Saja?
Pemeriksaan endoskopi digunakan untuk memberikan diagnosis yang lebih akurat, seperti pada saluran pencernaan, pernapasan, maupun urinarius.
Mengutip laman Cleveland Clinic, berikut beberapa fungsi utama dari prosedur endoskopi berdasarkan bagian tubuh yang diperiksa.
1. Endoskopi Saluran Cerna
Prosedur ini dapat mendeteksi penyakit yang memengaruhi saluran pencernaan, termasuk penyakit gastrointestinal, polip usus besar, dan kanker usus besar. Berikut beberapa jenis endoskopi yang digunakan:
Anoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui anus untuk melihat anus dan rektum.
Kolonoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui anus untuk melihat seluruh usus besar.
Enteroskopi: Alat endoskopi akan dimasukkan ke mulut atau anus untuk memeriksa usus halus.
Gastroduodenoskopi: Alat endoskopi akan dimasukkan ke mulut untuk memeriksa esofagus, lambung, dan bagian atas usus halus.
2. Endoskopi Saluran Pernapasan
Endoskopi juga dapat digunakan untuk memeriksa organ di saluran pernapasan manusia. Contohnya antara lain:
Bronskoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui mulut atau lubang hidung untuk melihat trakea (batang tenggorokan) dan paru-paru. Berguna dalam identifikasi penyakit saluran pernapasan bagian bawah.
Laringoskopi: Alat endoskopi dimasukkan ke mulut atau lubang hidung untuk mendeteksi adanya tumor, polip, atau kanker pada laring.
Rinoskopi: Alat endoskopi ditempatkan melalui hidung untuk memeriksa saluran hidung.
Sigmoidoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui anus untuk melihat bagian bawah usus besar dan rektum.
3. Endoskopi Saluran Kemih dan Reproduksi
Endoskopi juga digunakan untuk memeriksa kandung kemih atau organ reproduksi wanita. Prosedur ini membantu mendeteksi batu ginjal, infeksi saluran kemih, miom, kista, atau kanker.
Histeroskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui vagina untuk memeriksa rahim.
Laparoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui sayatan di perut untuk memeriksa organ perut dan reproduksi.
Ureteroskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui uretra untuk melihat saluran yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih.
Sistokopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui uretra untuk memeriksanya dan masuk ke kandung kemih.
4. Endoskopi dengan Sayatan Kecil
Selain endoskopi yang dilakukan melalui lubang alami tubuh, ada juga prosedur endoskopi dengan sayatan kecil, di antaranya:
Torakoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui sayatan di dada untuk melihat paru-paru dan area di sekitar paru-paru, termasuk diafragma, esofagus, dan dinding dada.
Neuroendoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui sayatan di tengkorak untuk melihat otak.
Mediastinoskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui sayatan di atas tulang dada untuk memeriksa area di antara paru-paru yang meliputi jantung, kerongkongan, dan tenggorokan.
Artroskopi: Alat endoskopi dimasukkan melalui sayatan di atas sendi untuk mencari kerusakan atau kondisi seperti radang sendi.
(SA)
