Konten dari Pengguna

Gerakan Janin Sudah Masuk Panggul, Ini Tanda-tandanya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Pexels.com

Menjelang akhir kehamilan, tubuh ibu akan mengalami berbagai perubahan sebagai persiapan dalam menyambut persalinan. Salah satu tanda penting yang perlu dikenali adalah saat janin mulai turun dan masuk ke area panggul.

Fase ini biasanya terjadi pada trimester ketiga, terutama di minggu-minggu terakhir sebelum melahirkan. Memahami tanda-tanda janin yang sudah masuk panggul sangat penting bagi ibu hamil untuk membantu persalinan berjalan lebih lancar.

Tanda Gerakan Janin Sudah Masuk Panggul

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Pexels.com

Proses janin masuk ke panggul atau lightening ditandai dengan beberapa perubahan fisik yang bisa dirasakan ibu hamil. Mengutip laman Baby Center, berikut tanda-tandanya:

1. Perubahan Pola Gerakan Janin

Gerakan janin lebih dominan di area bawah perut. Tendangan yang sebelumnya terasa di dekat tulang rusuk kini terasa di bawah perut karena bayi menyesuaikan posisi.

2. Sering Buang Air Kecil

Kepala bayi yang menekan kandung kemih membuat frekuensi buang air kecil meningkat pada ibu hamil, baik siang maupun malam hari.

3. Lebih Mudah Bernapas

Setelah kepala bayi turun, tekanan pada diagfragma akan berkurang sehingga membuat ibu merasa lebih lega saat bernapas dan nyeri ulu hati pun ikut mereda.

4. Nyeri di Area Panggul

Tekanan di area panggul meningkat sehingga ibu bisa merasa tak seimbang saat berjalan. Pada bumil yang memiliki wasir, gejala bisa bertambah parah akibat tekanan pada pembuluh darah di rektum.

5. Nyeri Punggung

Bayi yang turun ke panggul memberikan tekanan tambahan pada otot-otot di punggung bawah dan menyebabkan rasa nyeri yang lebih intens.

6. Lebih Banyak Keputihan

Turunnya bayi memberi tekanan pada serviks, memicu keluarnya sumbat lendir (mucus plug) berupa cairan kental seperti jeli, tanda tubuh bersiap menghadapi persalinan.

Baca Juga: Perbedaan Nyeri Pinggang Mau Haid dan Hamil pada Wanita

Cara Membantu Janin Cepat Masuk Panggul

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Pexels.com

Jika usia kehamilan sudah cukup, beberapa cara alami dapat membantu janin lebih cepat turun ke panggul. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan terlebih dahulu.

Dalam laman Medical News Today, disebutkan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan persalinan antara lain:

1. Rutin Berjalan Kaki

Berjalan santai setiap hari bisa membantu gravitasi menarik janin ke bawah secara alami. Aktivitas ini juga mempermudah posisi kepala masuk panggul dengan tepat.

2. Latihan dengan Bola Bersalin

Duduk di atas bola bersalin (birthing ball) sambil melakukan gerakan melingkar atau naik-turun ringan bisa meningkatkan fleksibilitas panggul. Latihan ini juga membantu tubuh ibu merasa lebih nyaman dan mengurangi nyeri punggung.

3. Melakukan Jongkok

Melakukan latihan jongkok dengan benar dapat memperlebar rongga panggul sehingga bayi memiliki ruang untuk turun. Lakukan dengan perlahan dan hati-hati atau bisa juga dibantu dengan berpegangan pada kursi atau tembok untuk menjaga keseimbangan.

4. Senam Hamil atau Yoga Prenatal

Ikut kelas senam hamil atau yoga khusus ibu hamil bisa menjadi cara menyenangkan dalam menghadapi persalinan. Gerakan-gerakan tertentu dalam yoga prenatal membantu membuka panggul dan mendorong bayi menempatkan diri di posisi lahir yang ideal.

(SA)