Perbedaan Nyeri Pinggang Mau Haid dan Hamil pada Wanita

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nyeri pinggang adalah keluhan yang sering dialami wanita, terutama menjelang menstruasi atau di awal kehamilan. Meski sama-sama menimbulkan rasa tak nyaman, penyebab dan karakteristik nyeri pinggang pada dua kondisi ini cukup berbeda.
Tak heran jika wanita bingung membedakan apakah yang mereka alami adalah tanda akan haid atau justru sinyal awal kehamilan. Mengetahui perbedaan keduanya sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya dengan tepat. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Penyebab Nyeri Pinggang Mau Haid
Nyeri pinggang yang muncul sebelum menstruasi umumnya dipicu oleh perubahan hormon, khususnya hormon prostaglandin. Hormon ini menyebabkan kontraksi otot rahim untuk meluruhkan lapisan rahim selama menstruasi.
Akibatnya, kontraksi tersebut bisa memicu nyeri yang menjalar hingga ke bagian pinggang dan punggung bawah. Rasa nyerinya bisa berupa nyeri tumpul, berat, hingga terasa menusuk. Biasanya nyeri ini muncul beberapa hari sebelum menstruasi dan bisa disertai gejala PMS lainnya seperti perubahan suasana hati, jerawat, kram perut, atau kembung.
Penyebab Nyeri Pinggang Hamil
Sementara itu, nyeri pinggang pada awal kehamilan terjadi saat tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan. Nyeri sering kali muncul sebagai rasa tak nyaman ringan hingga sedang.
Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk implantasi sel telur yang telah dibuahi ke dalam lapisan rahim. Proses ini umumnya terjadi pada satu hingga dua minggu setelah ovulasi dan dapat menyebabkan kram ringan dan bercak ringan.
Intensitas nyeri biasanya bertambah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Saat kehamilan berlanjut, rahim mulai membesar untuk menampung janin yang sedang tumbuh. Hal ini menyebabkan otot ligamen yang menopangnya meregang, akibatnya timbul tarikan atau nyeri di bagian pinggang bawah.
Baca Juga: Perbedaan Kista dan Miom: Bentuk, Penyebab, hingga Gejalanya
Perbedaan Nyeri Pinggang Mau haid dan Hamil
Agar dapat memudahkan wanita membedakan kedua kondisi ini, mengutip laman Very Well Health, berikut hal yang bisa dijadikan pembanding.
1. Waktu Kemunculan
Nyeri pinggang mau haid: Nyeri dapat dimulai 1 hingga 2 hari sebelum menstruasi. Rasa sakitnya mulai mereda selama menstruasi dan akhirnya hilang menjelang akhir menstruasi.
Nyeri pinggang hamil: Bisa muncul sejak implantasi (6-12 hari setelah ovulasi) atau sebelum siklus menstruasi yang diharapkan. Nyeri dapat datang dan pergi, atau bertahan selama kehamilan.
2. Intensitas dan Sifat Nyeri
Nyeri pinggang mau haid: Rasa nyeri cenderung lebih intens, dengan rasa sakit berdenyut yang dapat menjalar ke punggung bawah.
Nyeri pinggang hamil: Rasa nyeri ringan, tumpul dan terasa seperti ditarik atau kesemutan di bagian bawah punggung.
3. Gejala Penyerta
Nyeri pinggang mau haid: Dibarengi kram perut, kembung, jerawat, perubahan suasana hati, dan perut kembung.
Nyeri pinggang hamil: Disertai bercak perdarahan ringan (spotting), mual, nyeri payudara, kelelahan, dan telat menstruasi.
(SA)
