Konten dari Pengguna

HNP: Definisi, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ruas tulang belakang. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruas tulang belakang. Foto: Unsplash.com

HNP atau Herniated Nucleus Pulposus dalam bahasa awam sering disebut sebagai saraf terjepit. Kondisi ini terjadi ketika bantalan lunak di antara ruas tulang belakang (diskus) menonjol keluar dari tempatnya dan menekan saraf di sekitarnya.

Tekanan akibat HNP bisa menyebabkan rasa nyeri, kesemutan, mati rasa, bahkan kelemahan otot, terutama di punggung bawah dan kaki. Untuk mengetahui HNP lebih lanjut, simak terus uraian berikut ini.

Gejala HNP

Ilustrasi gejala HNP. Foto: Pexels.com

Gejala HNP sangat bergantung pada lokasi saraf yang terjepit dan seberapa parah tekanan yang terjadi. Berikut gejala umum yang sering muncul:

  • Nyeri punggung bawah (lumbal): Nyeri ini bisa menjalar ke bokong, paha, hingga betis (sciatica).

  • Kesemutan atau mati rasa: Terutama di area yang dipengaruhi oleh saraf yang terjepit.

  • Kelemahan otot: Sering terjadi di kaki atau lengan, tergantung lokasi HNP.

  • Nyeri memburuk saat duduk, batuk, atau mengangkat benda berat.

  • Kesulitan mengontrol kandung kemih atau usus: Dalam kasus yang sangat parah, ini bisa menjadi tanda cauda equina syndrome yang memerlukan penanganan darurat.

Baca Juga: 5 Tanda Saraf Kejepit Sudah Parah yang Perlu Diwaspadai

Penyebab HNP

Ilustrasi gejala HNP. Foto: Pexels.com

Dikutip dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), HNP bisa terjadi karena berbagai faktor, baik akibat degenerasi alami maupun trauma. Berikut beberapa penyebabnya yang paling umum:

  • Penuaan dan degenerasi tulang belakang.

  • Mengangkat benda berat dengan cara yang salah.

  • Cedera akibat kecelakaan atau olahraga berat.

  • Postur tubuh yang buruk dan kebiasaan duduk lama.

  • Berat badan berlebih yang memberikan tekanan ekstra pada tulang belakang.

  • Kurang olahraga, yang menyebabkan otot punggung menjadi lemah.

Cara Mengatasi HNP

Ilustrasi cara mengatasi HNP. Foto: Pexels.com

HNP adalah kondisi yang bisa ditangani, baik secara konservatif maupun dengan tindakan medis yang lebih lanjut. Berikut pilihan pengobatannya:

1. Pengobatan Non-bedah

Beberapa jenis pengobatan yang bisa dicoba, antara lain:

  • Obat anti-nyeri dan anti-inflamasi

  • Fisioterapi, untuk menguatkan otot punggung dan mengurangi tekanan pada saraf

  • Terapi panas dan dingin, untuk meredakan peradangan

  • Modifikasi aktivitas, untuk menghindari gerakan yang memperparah nyeri

2. Tindakan Medis

Beberapa tindakan medis yang bisa dipilih untuk mengatasi HNP, yakni:

  • Suntikan kortikosteroid epidural: Untuk mengurangi peradangan langsung pada saraf

  • Traksi tulang belakang: Dalam beberapa kasus untuk mengurangi tekanan diskus

3. Operasi (Diskektomi atau Laminektomi)

Jika pengobatan konservatif tak efektif dalam 6–12 minggu, dokter dapat menyarankan operasi untuk mengangkat bagian diskus yang menekan saraf.

(NDA)