Konten dari Pengguna

Kebiasaan Buruk Penyebab Meningitis yang Perlu Diwaspadai

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi meningitis. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meningitis. Foto: Unsplash.com

Meningitis merupakan peradangan yang terjadi pada lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga dapat dialami oleh bayi dan anak-anak.

Jika tak segera diobati, meningitis dapat berkembang dengan cepat dan menimbulkan komplikasi serius yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami apa saja yang bisa menjadi penyebab penyakit ini.

Meskipun penyebab utama meningitis berasal dari infeksi virus, bakteri, atau jamur, tapi gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari juga turut berperan dalam meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini.

Penyebab Meningitis

Ilustrasi meningitis. Foto: Unsplash.com

Mengutip laman Mayo Clinic bahwa meningitis dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

1. Meningitis Bakteri

Jenis meningitis ini merupakan yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan otak, kehilangan pendengaran, dan kelumpuhan.

Bakteri penyebabnya, antara lain, Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis, Listeria monocytogenes, dan Haemophilus influenzae. Penularannya terjadi melalui batuk, bersin, atau kontak langsung dengan air liur penderita.

2. Meningitis Virus

Meningitis virus adalah jenis yang umum terjadi. Umumnya tak separah meningitis bakteri dan sering kali sembuh dengan sendirinya melalui perawatan suportif.

Virus yang menyebabkan meningiris meliputi enterovirus, virus herpes simpleks, atau virus gondongan. Mirip dengan jenis bakteri, penyakit ini dapat menyebar melalui melalui percikan air liur, batuk, atau bersin.

3. Meningitis Jamur

Meningitis jenis ini lebih jarang dan biasanya menyerang individu dengan sistem imun yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS atau pasien kanker. Jamur seperti Cryptococcus dapat masuk ke tubuh melalui spora yang terhirup, kemudian menyebar dari paru-paru ke otak atau sumsum tulang belakang.

Baca Juga: Gejala Kondiloma Akuminata, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kebiasaan Buruk Penyebab Meningitis

Ilustrasi meningitis. Foto: Unsplash.com

Mengutip dari WebMD, berikut beberapa kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko terkena meningitis.

1. Tak Menjaga Kebersihan Tangan

Kuman penyebab meningitis dapat menyebar melalui udara maupun benda yang terkontaminasi. Tidak mencuci tangan setelah dari toilet atau sebelum makan bisa menjadi jalur masuk virus dan bakteri ke dalam tubuh.

2. Berbagi Barang Pribadi

Air liur menjadi media umum penularan meningitis. Berbagi barang-barang pribadi, seperti sikat gigi, botol minum, atau alat makan dapat menyebabkan penularan virus atau bakteri, terutama jika orang yang memakai sebelumnya merupakan pembawa mikroorganisme penyebab meningitis.

3. Tak Menjalani Vaksinasi

Vaksinasi adalah salah satu bentuk pencegahan paling efektif terhadap beberapa jenis meningitis. Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan pentingnya vaksin ini, terutama pada anak-anak.

4. Pola Makan yang Buruk

Asupan nutrisi yang tak seimbang dapat melemahkan daya tahan tubuh. Sistem imun yang lemah lebih rentan terhadap infeksi dan memperlambat penyembuhan.

5. Kurang Tidur dan Istirahat

Waktu tidur yang kurang bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Orang yang sering begadang akan lebih mudah terkena infeksi virus dan bakteri, termasuk yang dapat menyebabkan meningitis.

6. Merokok dan Konsumsi Alkohol

Merokok dan menghirup asap rokok secara pasif dapat melemahkan imunitas tubuh. Konsumsi alkohol berlebihan juga menurunkan fungsi sistem kekebalan sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

(SA)