Konten dari Pengguna

Keputihan Tanda Hamil Seperti Apa? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keputihan tanda hamil. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keputihan tanda hamil. Foto: Pexels

Keputihan merupakan hal yang sangat umum dialami oleh wanita, baik sebelum menstruasi maupun menjelang masa kehamilan. Lalu, bagaimana ciri keputihan yang menjadi tanda awal kehamilan?

Kondisi keputihan sendiri ditandai dengan keluarnya cairan dari vagina. Keputihan berfungsi membantu tubuh menjaga kesehatan area kewanitaan dengan membuang sel-sel mati dan bakteri, mencegah infeksi, dan menjaga pH tetap seimbang. Keputihan yang sehat cenderung bening atau putih, sedikit lengket, dan tidak berbau.

Keputihan Tanda Hamil Seperti Apa?

Ilustrasi keputihan tanda hamil. Foto: Pexels

Kehamilan menyebabkan kadar estrogen yang lebih tinggi sehingga membuat tubuh memproduksi lebih banyak keputihan dan meningkatkan aliran darah ke rahim dan vagina. Tak heran jika pada saat kemilan, jumlah keputihan lebih banyak dari biasanya.

Peningkatan keputihan juga membantu melindungi janin dengan mencegah infeksi yang menjalar dari vagina ke rahim. Seiring bertambahnya usia kehamilan, seseorang akan terus mengalami lebih banyak keputihan hingga melahirkan.

Keputihan ini bisa berubah-ubah tergantung pada fase siklus menstruasi, aktivitas hormon, dan kondisi kesehatan secara umum. Untuk memahami keputihan sebagai tanda awal kehamilan, berikut ciri-ciri yang bisa dikenali.

1. Berwarna Putih Susu

Keputihan tanda hamil umumnya berwarna putih susu atau agak keruh, berbeda dari keputihan sebelum menstruasi yang biasanya bening.

2. Tekstur Lebih Kental

Dibandingkan dengan keputihan sebelum menstruasi, tanda keputihan awal kehamilan biasanya bertekstur kental. Ciri lainnya tidak terlalu encer, tapi juga tidak menggumpal.

3. Jumlah Lebih Banyak dari Biasanya

Keputihan awal kehamilan sering kali lebih banyak daripada keputihan pramenstruasi karena tubuh meningkatkan produksi estrogen untuk mendukung penebalan lapisan rahim.

Baca Juga: Penyebab Leher Belakang Sakit sampai Kepala dan Cara Mengatasinya

4. Tidak Disertai Bau Menyengat

Meski volumenya meningkat, keputihan tanda hamil tidak akan mengeluarkan bau menyengat atau tidak sedap. Setiap perubahan bau atau rasa tidak nyaman dapat mengindikasikan adanya infeksi yang memerlukan perhatian medis.

5. Tidak Menyebabkan Gatal atau Iritasi

Ciri keputihan pada awal kehamilan tidak menyebabkan gatal, nyeri atau iritasi pada area genital. Jika merasakan nyeri dan gatal, segera periksakan diri ke dokter agar dapat segera diobati.

Selain perubahan pada keputihan, gejala awal kehamilan sering kali ditandai dengan beberapa gejala yang mengikutinya seperti kelelahan, mual, nyeri payudara, dan sering buang air kecil.

(SA)