Konten dari Pengguna

Masa Inkubasi Mpox dan Cara Penularannya ke Individu

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi cacar monyet atau Monkeypox. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cacar monyet atau Monkeypox. Foto: Shutterstock

Mpox atau yang lebih dikenal sebagai cacar monyet termasuk penyakit menular yang perlu mendapat perhatian serius. Penyakit ini disebabkan oleh virus monkeypox yang termasuk dalam genus Orthopoxvirus dari famili Poxviridae.

Beberapa hewan yang diketahui dapat menjadi pembawa virus ini, antara lain, berbagai spesies monyet, hewan pengerat seperti tikus, serta beberapa jenis tupai. Penularannya dapat terjadi dari hewan ke manusia, maupun dari manusia ke manusia.

Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penyebaran Mpox adalah masa inkubasi. Fase ini sangat vital karena bisa menentukan seberapa besar risiko penularan dari satu individu ke individu lainnya.

Masa Inkubasi Mpox

Ilustrasi masa inkubasi mpox. Foto: Shutterstock

Masa inkubasi sendiri merupakan rentang waktu sejak seseorang pertama kali terpapar virus hingga gejala pertama mulai muncul. Pada fase ini seseorang tampak sehat, tetapi sebenarnya sudah membawa virus.

Selama masa inkubasi, virus mulai menginfeksi sel-sel di dalam tubuh. Ia menyerang sistem kekebalan tubuh secara perlahan dan menyebar ke berbagai jaringan.

Rata-rata masa inkubasi Mpox biasanya satu hingga dua minggu, tetapi bisa juga berlangsung selama 5 hingga 21 hari. Hal ini juga tergantung pada berbagai faktor, termasuk daya tahan tubuh dan kondisi kesehatan umum seseorang.

Selama masa inkubasi, gejala biasanya belum muncul. Namun, mengutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang yang terinfeksi Mpox dapat mengembangkan serangkaian gejala awal seperti:

  • Demam

  • Ruam pada kulit

  • Badan lemas

  • Sakit kepala

  • Sakit tenggorokan

  • Batuk

  • Nyeri otot

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Baca Juga: Gejala Mpox pada Anak dan Cara Mengatasinya

Cara Penularan Penyakit Mpox

Ilustrasi cara penularan penyakit mpox. Foto: Pexels.com

Mpox dapat menyebar dari hewan ke manusia maupun dari manusia ke manusia. Dalam laman World Health Organization (WHO) disebutkan beberapa jalur penularan utama penyakit cacar monyet, antara lain:

1. Kontak Langsung

Penularan paling umum terjadi melalui kontak langsung dengan luka, ruam, atau cairan tubuh dari penderita Mpox. Penularan juga dapat terjadi melalui droplet dari saluran pernapasan saat seseorang berbicara, batuk, atau bersin, terutama jika berada dalam jarak dekat dan dalam waktu yang lama

2. Benda yang Terkontaminasi

Mpox juga bisa menular melalui barang-barang pribadi yang telah digunakan oleh penderita. Misalnya handuk, seprai, pakaian, atau alat makan yang terkontaminasi cairan tubuh penderita.

3. Gigitan/Cakaran Hewan

Penularan dari hewan ke manusia bisa terjadi melalui gigitan atau cakaran, serta kontak dengan cairan tubuh hewan terinfeksi. Aktivitas seperti berburu, menguliti, atau mengonsumsi daging hewan liar juga meningkatkan risiko penularan.

4. Ibu ke Janin

Meski jarang, ibu hamil yang terinfeksi Mpox dapat menularkan virus ke janinnya melalui plasenta. Infeksi selama kehamilan bisa berakibat serius, termasuk keguguran, kelahiran prematur, hingga komplikasi berat pada ibu dan bayi yang baru lahir.

(SA)