Mengenal Ciri-Ciri Otot Polos dan Cara Menjaga Kesehatannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
Konten dari Pengguna
7 Juli 2022 19:38
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tubuh manusia yang terdiri dari beragam otot. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tubuh manusia yang terdiri dari beragam otot. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Di dalam tubuh manusia, terdapat lebih dari 600 otot. Dari sekian banyak otot tersebut, otot dikelompokkan lagi menjadi tiga jenis, yaitu otot polos, otot rangka, dan otot jantung. Namun, ulasan berikut ini hanya akan mengulas tentang ciri-ciri otot polos.
ADVERTISEMENT
Di dalam sistem otot, otot rangka menjadi otot yang paling bisa dirasakan keberadaannya, sekaligus dapat digerakkan secara sadar. Berbeda dengan otot polos yang tidak dapat dirasakan keberadaannya, serta pergerakannya tidak disadari.
Meksi keberadaannya tidak disadari, otot polos memiliki beragam fungsi yang tak kalah penting dengan jenis otot lainnya. Fungsinya mulai dari membantu proses pernapasan, pencernaan, sirkulasi darah, persalinan, ekskresi, dan penglihatan.
Tidak seperti otot rangka yang melekat pada tulang, otot polos justru menempel pada organ-organ penting di dalam tubuh manusia, seperti rahim, saluran pencernaan, kandung kemih, area genital, pembuluh darah, paru-paru, kulit, hingga mata.
Selain letaknya yang berada di organ tubuh, otot polos juga memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis otot lainnya. Lantas, apa saja ciri-ciri otot polos? Agar mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.
Ilustrasi otot polos yang berada di organ tubuh bagian dalam. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot polos yang berada di organ tubuh bagian dalam. Foto: Pixabay

Ciri-Ciri Otot Polos

Apabila dibandingkan dengan jenis otot lainnya dalam anatomi tubuh, otot polos tergolong lemah. Namun, peranannya cukup penting, karena membentuk jaringan pendukung pembuluh darah dan organ dalam yang berongga, seperti lambung, usus, dan kandung kemih.
ADVERTISEMENT
Yason Lukman S melalui bukunya Smart Book Biologi SMA Kelas X, XI, dan XII menyebutkan ciri-ciri otot polos, yaitu:
  • Tidak memiliki lurik.
  • Bekerja tanpa perintah atau tanpa disadari (otomatis).
  • Tersebar di berbagai organ pada seluruh tubuh.
  • Dapat berkontraksi dalam periode waktu yang panjang, tidak seperti otot lurik yang terlalu singkat.
  • Bentuk sel otot polos adalah fusiform, yakni mengecil di kedua ujungnya dan bulat di tengah.
  • Nukleus atau inti selnya hanya satu dan terletak di tengah.
  • Kerjanya tidak bergantung pada kadar oksigen maupun tekanan darah, melainkan oleh hormon dan sistem saraf.
  • Lebih elastis dibandingkan otot lurik, sehingga dapat kembali ke ukuran aslinya.
  • Ketebalan kurang lebih mencapai 5 mikrometer.
  • Panjangnya antara 20–30 mikrometer.
  • Terdapat garis merah dan bisa bergabung dengan tubuh membran sel.
  • Kurangnya sarkomer, unit struktural berwarna gelap dan setengah dari pita putih.
  • Mempunyai retikulum sarkoplasma yang mengandung kalsium untuk mempertahankan kontraksi.
Ilustrasi menjaga kesehatan otot polos dengan berolahraga. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menjaga kesehatan otot polos dengan berolahraga. Foto: Pixabay

Cara Menjaga Kesehatan Otot Polos

Menjaga kesehatan otot merupakan hal yang tak boleh terlewatkan, agar mekanisme gerak kontraksi otot tetap berjalan dengan baik. Apabila mekanisme kontraksi tidak sesuai, seseorang akan mengalami kesulitan dalam bergerak, ataupun terjadi masalah kesehatan di organ-organ tertentu.
ADVERTISEMENT
Menghimpun dari buku Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia yang ditulis Sri Handayani, inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan otot polos.

1. Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Selain menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan berat badan, menerapkan pola makan bergizi imbang dapat memberikan nutrisi yang memadai untuk mekanisme kerja otot polos.
Konsumsilah sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti bayam, ayam, dan sebagainya.
Penting untuk diingat pula, sebaiknya konsumsi protein dari makanan daripada suplemen, seperti protein dari daging ayam, tahu, telur, dan lain sebagainya.

2. Olahraga secara Teratur

Berolahraga memang bisa merusak otot, tetapi tubuh akan memperbaiki kerusakan tersebut, dan justru membuat otot menjadi semakin kuat.
ADVERTISEMENT
Tidak perlu memaksakan diri untuk olahraga angkat beban yang berat. Aktivitas atau olahraga ringan, seperti bulu tangkis, jalan cepat, berlari, berenang, dan sebagainya juga dapat melatih otot.
Sebaiknya, berolahraga selama kurang lebih 30 menit per harinya. Jangan lupa lakukukan peregangan sebelumnya, agar mekanisme kontraksi otot berkerja dengan baik.
Lalu, bagaimana cara mencegah cedera otot? Sebagai informasi, cedera otot tidak akan membantu meningkatkan kekuatan otot, justru dapat merugikan dan mengganggu mekanisme kontraksi otot.
Oleh sebab itu, cobalah beberapa cara berikut ini sebagai bentuk pencegahan terjadinya cedera otot, yang dikutip dari situs Medical News Today.

3. Berhati-hati Saat Mengangkat Benda Berat

Ketika ingin mengangkat benda yang berat, terapkan postur mengangkat yang benar, yaitu dengan membiarkan punggung tetap lurus dan menekuk lutut.
ADVERTISEMENT
Postur tersebut mencegah cedera pada otot punggung dengan menyalurkan berat benda ke otot paha yang lebih kuat. Ingat, jika tidak mampu mengangkat sendirian, mintalah bantuan orang lain.

4. Konsumsi Air Putih

Saat berolahraga, jangan lupa untuk meminum air untuk menangkal dehidrasi yang dapat menyebabkan pusing, sekaligus meningkatkan peluang terjadinya cedera otot.

5. Jangan Memaksakan Diri

Hentikan olahraga ketika merasakan nyeri yang tidak dapat ditahan pada area tubuh tertentu. Sebaiknya, istirahatkan otot dan konsultasikan dengan dokter ketika cedera otot terjadi.
(VIO)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020