Obat Gatal Alergi di Apotek dan Cara Menggunakannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gatal karena alergi bisa sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Jika dibiarkan lama tanpa penanganan, gatal ini dapat menimbulkan rasa perih, iritasi, bahkan menyebabkan luka jika digaruk secara terus menerus.
Obat gatal alergi dengan beragam formulasi pun tersedia di apotek dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ini mulai dari obat tablet, salep, hingga losion yang terkenal aman untuk meredakan gejala gatal-gatal alergi.
Penting untuk mengetahui jenis obat apa saja yang bisa digunakan sebelum membelinya. Dengan penggunaan yang tepat, gatal karena alergi bisa ditangani lebih cepat dan tanpa risiko berkepanjangan.
Obat Gatal Alergi di Apotek
Mengutip buku Obat-obat Sederhana untuk Kesehatan Sehari-hari oleh Kirana Rahardja dan laman Mayo Clinic, berikut jenis obat alergi yang umum tersedia di apotek.
1. Antihistamin
Obat antihistamin merupakan jenis obat yang umum digunakan untuk meredakan gatal akibat alergi. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pelepasan histamin, yaitu zat kimia alami tubuh yang memicu reaksi alergi seperti gatal, kemerahan, dan bengkak.
Obat ini dapat diminum dalam bentuk tablet, cairan, semprotan hidung, atau tetes mata. Beberapa obat antihistamin yang dijual bebas di apotek antara lain:
Cetirizine
Loratadine
Diphenhydramine
Levocetirizine
Fexofenadine
Brompheniramine
Chlorpheniramine
2. Salep Kortikosteroid
Untuk gatal yang muncul di permukaan kulit, obat oles seperti krim atau salep kortikosteroid bisa sangat efektif. Obat ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat meredakan peradangan, ruam, dan rasa gatal.
Contoh salep kortikosteroid di apotek, yaitu krim hidrokortison-asetat 1% dan hidrokortison-butirat 0,1%. Di antara semua kortikostereiod, obat hidrokortison paling sedikit efek sampingnya.
Salep kortikosteroid harus digunakan sesuai petunjuk, karena penggunaan jangka panjang bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi, perubahan warna kulit, penipisan kulit dan perubahan kadar hormon, terutama dengan kortikosteroid resep yang lebih kuat.
3. Losion Kalamin
Kalamin lotion adalah salah satu obat topikal yang sudah lama digunakan untuk mengatasi rasa gatal, termasuk yang disebabkan oleh alergi. Losion ini mengandung zinc oxide dan ferri sulfat yang memiliki efek menenangkan pada kulit serta membantu mengurangi iritasi.
Losion kalamin bisa temukan dengan mudah di apotek tanpa resep dokter. Cara pemakaiannya pun praktis, karena cukup dioleskan tipis pada bagian kulit yang gatal dua hingga tiga sehari atau sesuai kebutuhan.
Baca Juga: 6 Efek Samping Ondansetron yang Perlu Dipahami Sebelum Mengonsumsinya
(SA)
