Obat Gigi Ngilu di Apotek yang Bisa Dipilih, Ini Daftarnya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasa ngilu pada gigi sering kali datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih jika disertai nyeri berdenyut yang menjalar hingga ke kepala, sensasi ini bisa membuat siapa pun merasa tak nyaman.
Dalam kondisi seperti ini, membeli obat pereda gigi ngilu di apotek bisa menjadi solusi cepat untuk meredakan keluhan. Apotek menyediakan berbagai pilihan produk, mulai dari obat minum, gel topikal, hingga pasta gigi khusus untuk mengurangi rasa sakit pada gigi.
Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui pilihan obat yang tersedia di apotek agar bisa memilih produk yang paling sesuai dengan kondisi gigi masing-masing.
Obat Gigi Ngilu di Apotek
Mengutip laman Medical News Today, berikut jenis obat yang dapat ditemukan di apotek untuk mengatasi gigi ngilu.
1. Analgesik Non-Opioid
Analgesik non-opioid adalah kelompok obat untuk meredakan nyeri tanpa melibatkan zat opioid. Obat ini sering menjadi pilihan pertama dalam pengobatan nyeri ringan hingga sedang.
Obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin yang bertanggung jawab untuk memicu rasa sakit dan peradangan. Jenis analgesik yang umum digunakan, yaitu asetaminofen dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Adapun beberapa jenis obat analgesik non-opioid di apotek untuk meredakan sakit gigi meliputi:
Parasetamol
Ibuprofen
Naproxen
Aspirin
Diclofenac
Asam Mefenamat
2. Gel Topikal Pereda Nyeri
Gel topikal adalah obat dalam bentu krim atau gel yang dapat dioleskan langsung ke bagian gigi atau gusi yang ngilu. Obat ini membantu mengurangi rasa sakit dengan menghalangi sinyal saraf di sekitar area yang sakit.
Gel topikal pereda nyeri gigi memberikan efek mati rasa yang cepat sehingga cocok untuk nyeri akut. Produk ini biasanya mengandung bahan aktif seperti benzokain atau lidokain sebagai bahan aktif.
Baca Juga: Apa Itu Etomidate? Ini Kegunaan dan Cara Kerjanya dalam Tubuh
3. Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif
Pasta gigi untuk gigi sensitif mengandung bahan aktif seperti strontium chloride yang bekerja dengan menenangkan saraf di dalam gigi.
Gunakan secara rutin minimal dua kali sehari agar efek perlindungannya lebih optimal. Meski tak memberikan efek instan, penggunaan jangka panjang bisa mengurangi intensitas ngilu.
4. Antibiotik
Jika penyebab sakit gigi adalah infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik untuk mengobati kondisi tersebut. Obat-obatan ini bekerja dengan menghilangkan bakteri dan mencegahnya berkembang biak dan menyebar ke bagian lain dari tubuh.
Beberapa antibiotik yang biasanya diresepkan dokter gigi meliputi:
Amoksisilin
Klindamisin
Azitromisin
Doksisiklin
(SA)
